Jakarta, Prokabar – Kemajuan teknologi turut mempengaruhi pelaku usaha dalam menjalankan bisnis. Termasuk kalangan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyesuaikan diri mengikuti cara pemasaran yang canggih.
Kondisi inilah yang membuat PT Aku Cinta MeMiles (ACM) ingin membantu misi pemerintah dalam peningkatan UKM dan UMKM, menekan pengangguran. Terlebih di masa pandemi banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan.
Melalui sebuah aplikasi ‘market place’, MeMiles memberikan wadah bagi pelaku usaha dalam memasarkan produknya. Selain itu, aplikasi yang dibuat anak bangsa ini menawarkan kemudahan pengguna meraih keuntungan berlimpah.
Seperti yang disampaikan Wakil Direktur – Marketing Executive PT ACM, Eva Martini Luisa dalam gelaran ‘Seminar Bisnis UKM dan UMKM’, pelaku usaha harus menyesuaikan dengan kemajuan teknologi.

“Pasti kan, yakin kan, kita harus berubah di era digital. Kita sebagai masyarakat milenial wajib melek teknologi, agar tidak ketinggalan dan merugi,” ucap Eva dalam sambutannya kepada puluhan pengusaha di Hotel Ibis Style Sunter, Jakarta.
“Banyak permintaan berbagai macam barang dan produk kebutuhan masyarakat. MeMiles menyediakan aplikasi digital untuk memasarkan produk yang tentunya menguntungkan bagi vendor,” tambahnya lagi.
Bukan sekedar aplikasi kebanyakan, MeMiles juga menambahkan fitur edukasi yang bisa disaksikan pengguna. Sebuah video berisi trik jitu dan ilmu dalam dunia bisnis.
“Setiap harinya kita siapkan video edukasi dari pakar berpengalaman dalam strategi pemasaran produk. Tentunya langkah-langkah panduan penggunaan aplikasi dijelaskan dalam video tersebut,” sebut Eva.
Dua pengusaha yang tergabung dalam aplikasi MeMiles, Dedi dan Ela berbagi kisah kesuksesan. Keduanya menyebut setelah bergabung, produk yang dipasarkan mendatangkan keuntungan berlipat.
“Jualan produk kaos, keuntungan lebih banyak. Pesanan datang lebih meluas lagi. Produk saya juga dibuatkan video yang menarik dan harganya sangat murah dibanding dengan pembuatan video di televisi,” aku Dedi.
Ucapan yang sama pun datang dari Ela, pengusaha kuliner. Produknya selalu kehabisan stok karena banyaknya pesanan. “Nggak perlu susah lagi menjualkan produk. Hanya dengan pasang iklan di aplikasi MeMiles, saya dapat keuntungan yang banyak,” akunya.
Seminar yang dilakukan secara berkala ini menghadirkan dua pakar bisnis, Jhon dan Maruli. Keduanya berbagi ilmu bagaimana memasarkan produk tanpa harus membuang tenaga lebih.
“Harapannya setelah mengikuti seminar ini, peserta yang hadir bisa terbuka dan menjadi pengusaha hebat,” harap Eva mengakhiri perbincangan. (beb)
















