Bayur, Prokabar — Rencana hendak membeli baju lebaran ke Bukittinggi, pupus dan tragis menjelang lebaran Idul Fitri 144 Hijriah ini. Hal tersebut dialami dua pemuda asal Nagari Lubuk Basung, Nanda (26) dan Romida Akbar (25). Keduanya merupakan karyawan RSIA Rizki Bunda.
“Ya benar, telah terjadi dugaan pidana kecelakaan lalu lintas di Tabuah Tunggang, Jorong Kapalo Koto, Kanagarian Bayur, Tanjung Raya, Agam, Sabtu (01/6),” ungkap Kanit Laka Lantas Polres Agam, Ipda Barmana.
Kejadian lanjutnya, sekitar pukul 15.15 WIB. Seorang pengendara sepeda motor dan penumpangnya nomor polisi BA 5286 AS dari Lubuk Basung menuju Bukittinggi terjatuh akibat melindas genangan air. Akibat kehilangan kendali, kedua pemuda terhempas ke arah kanan badan jalan.
“Saat bersamaan dari arah berlawanan arah, mini bus nomor polisi BA 1651 BF datang dan langsung tabrakan dengan kedua pemuda tersebut,” terangnya.
Kedua korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun malang tidak terelakan, kedua pemuda itu meninggal dunia. Dengan luka parah pada bagian kepala.
“Kondisi jalan tempat kejadian padahal beraspal hotmix dan pandangan bebas. Memang jalan menikuk dengan turunan tanjakan dan minim rambu-rambu. Setidaknya, jalur lebih baik dari sepanjang lalu lintas Lubuk Basung menuju Bukittinggi tersebut,” katanya.
Pada saat kejadian, cuaca memang sangat buruk. Kondisi hujan sangat lebat dengan jarak pandang terbatas. Kemungkinan korban terjatuh, tidak mengetahui adanya lubang dalam genangan air tersebut membuat mereka kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
“Ini adalah peringatan untuk semua pengendara atau pengemudi. Apalagi memasuki arus mudik lebaran Idul Fitri ini. Angka kecelakaan cukup tinggi. Rata-rata akibat human error atau kelalaian pengendara. Untuk itu, kita menghimbau seluruh masyarakat agar kehati-hatiannya ditingkatkan lagi dalam melakukan perjalanan,” pungkasnya. (rud)
















