Tiga Orang Pendemo Bawaslu Tertembak, Seorang Tewas

Penulis -

Rabu, 22 Mei 2019 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Tiga orang pendemo Bawaslu atau aksi 22 Mei mengalami luka tembak. Ketiganya sempat dibawa ke RS Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat pada dini hari saat terkadi kericuhan di Tanah Abang.

Namun seorang korban tewas saat dilakukan pertolongan oleh dokter di RS Budi Kemuliaan. Diketahui korban atas nama Farhan (30) dengan luka tembak hingga menembus bagian dada.

Direktur RS Budi Kemuliaan, dr Fahrul W Arbi mengatakan dua korban lainnya yang mengalami luka tembak sudah dirujuk ke RS Tarakan untuk menjalani pembedahan.

“Ada yang karena luka tembak di betis, tangan, sendi bahu. Ada dua yang dikirim ke [rumah sakit] Tarakan karena perlu ada tindakan bedah,”

Fahrul mengatakan, dua korban harus menjalani pembedahan akibat luka serius yang dialami.

“Iya yang dua di [rumah sakit] Tarakan itu karena ada fraktur retak. Jadi harus ada ahli ortopesi khusus dan kami tidak sedia, hingga diarahkan ke RS Tarakan,” kata Fahrul.

Sebelumnya, Farhan (30) peserta aksi 22 Mei tewas tertembak. Ia menghembuskan napas terakhir setelah peluru menembus di bagian dada hingga ke belakang.

Farhan yang tertembak di depan Pasar Blok A, Tanah Abang saat kerusuhan pada dini hari itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Namun ia keburu tewas saat tengah mendapatkan pertolongan dari dokter.

“Korban waktu datang belum meninggal, jadi sempat diresusitasi kemudian tidak tertolong dan kita menghubungi keluarga dan kita kirim ke [rumah sakit] Cipto sekarang,” kata Direktur RS Budi Kemuliaan, dr. Fahrul W Arbi di RS Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Fahrul menerangkan, penyebab dari tewasnya Farhan karena peluru tembus hingga ke bagian paru-paru sehingga menyebabkan selaput paru robek.

“Meninggalnya karena ada luka tembak tembus ke belakang dari dada. Mungkin mengenai paru-paru ada pneumotoraks. Pneumotoraks itu selaput paru robek sehingga udara terkumpul di sana dan kena pembuluh besar,” terang Fahrul.

Kepolisian Polda Metro Jaya sedang mengidentifikasi korban tewas maupun korban luka buntut kerusuhan yang terjadi pasca aksi di Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, pihaknya sedang melakukan pendataan.

“Untuk korban jiwa Saya belum dapat info. Nanti saya cek dulu. (Korban luka) sama sedang kita lakukan pendataan apakah ada atau tidak,” ujarnya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Argo mengatakan pihaknya masih mendalami massa yang melakukan kerusuhan tersebut. Pihaknya akan memastikan apakah massa berasal dari Jakarta atau luar Jakarta.

“Massa yang ikut terlibat dalam bentrokan ini apakah sama dengan massa pukul 23.00 WIB atau berbeda ini sedang kita dalami. Penyidik masih mendalami apakah massa ini adalah massa yang dari luar jakarta atau dari jakarta atau yang masih melakukan kegiatan kemarin,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada Selasa (21/5) malam hingga Rabu (22/5) dini hari wilayah sekitar Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, hingga Petamburan, Jakarta terjadi kericuhan antara peserta aksi demo tolak hasil Pemilu 2019 yang tak mau membubarkan diri dengan pihak keamanan. Demikian http://klikpositif.com.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB