Tiga Nagari Di Pessel Dihantam Banjir, Ini Penyebabnya

Penulis -

Jumat, 14 Desember 2018 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Tiga Nagari di Kecamatan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dihantam banjir, akibat curah hujan yang tinggi, Jumat (14/12).

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sungai Batang Tapan meluap sehingga akibatnya, memicu banjir di tiga nagari yakni, Nagari Binjai, Nagari Kampung Tangah dan Nagari Alang Rambah.

“Curah hujan terus tinggi, Sungai Batang Tapan kembali meluap,” kata Yapruddin merupakan Aktivis Lingkungan yang tinggal didaerah itu.

Banjir merendam rumah warga.(min)
Banjir merendam rumah warga.(min)

Menurut Yapar, kondisi banjir mulai menggenangi permukiman penduduk hingga mencapai 2 meter.

Ketiga nagari tersebut baru-baru ini juga dihantam banjir besar hingga membuat ratusan penduduk di sana mengungsi.

Dikatakannya, banjir mulai naik sekitar pukul 08.00 WIB tadi, kondisi saat ini semankin parah.

Ia menambahkan, kini, kondisinya mankin meninggi bahkan beberapa rumah nyaris terendam. Warga di sana mulai cemas karna cuaca masih dilanda hujan.

Ketinggian air setinggi lutut orang dewasa.(min)
Ketinggian air setinggi lutut orang dewasa.(min)

“Kondisi banjir makin naik dan cukup cepat,” ujarnya.

Yapar juga menjelaskan ketinggian air di sejumlah lokasi bervariasi. Sebagian setinggi pinggang orang dewasa, lutut dan ada pula mencapai 2 meter.

Selain itu tiga nagari di landa banjir, juga akan membuat lahan pertanian warga gagal panen.

“Malah akses jalan Tapan-Bengkulu saat ini lumpuh total tak dapat dilintasi kecuali dengan perahu,” tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB