Kriminal

Tertibkan Tempat Hiburan Malam, Satpol PP Padang Amankan Sejumlah Wanita

Padang, Prokabar – Sebanyak lima orang wanita diamankan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang dari berbagai tempat hiburan malam dan kafe karaoke, minggu (8/9), dini hari.

Petugas melakukan penyisiran di kafe 55 yang berada dikawasan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, di kafe ini petugas mengamankan 3 wanita yang tidak memiliki identitas, dilanjutkan ke Kafe Star night kawasan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, disini petugas juga mengamankan 2 wanita dan Satu Unit Speaker sebagai barang bukti.

Kelima wanita tersebut di bawa petugas ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka No 3 C Padang untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.

“Seperti biasa, mereka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku serta kita lakukan penyelidikan lebih lanjut oleh PPNS,” terang al amin.

Al Amin menambahkan, dari hasil penyelidikan PPNS ternyata satu dari lima wanita yang diamankan tersebut, memiliki bayi yang baru berumur dua bulan.

“Sangat di sayangkan seorang ibu berinisial (SW) 21 tahun, rela meninggalkan anaknya di rumah dengan neneknya demi bisa duduk di kafe hingga larut malam,” kata Al Amin.

Lanjutnya, Untuk pembinaan yang dilakukan di Mako Satpol PP terhadap lima wanita yang terjaring petugas tersebut, Al Amin meminta mereka untuk membacakan beberapa ayat pendek bagi yang beragama islam.

“Bagi mereka yang mengaku beragama Islam, cara kita melakukan pembinaan dengan meminta mereka untuk membacakan beberapa ayat pendek, apakah mereka bisa atau tidak, rata-rata mereka bisa semua meski terbata-bata, kita berharap kelima wanita yang terjaring petugas ini sadar akan kesalahan yang di perbuatannya,” ucap Al Amin.

Dalam rangka penegakkan Perda Satpol PP akan terus melakukan pengawasan dan penertiban terhadap kafe karaoke yang ada di Kota Padang.

Tidak hanya itu, Al Amin Kasat Pol PP Kota Padang menegaskan jika ada di didapati anggotanya ikut terlibat dalam kegiatan tempat hiburan malam, dirinya akan langsung menindak tegas anggotanya tersebut.

“ jika ada yang ikut terlibat dalam membocorkan razia atau bekhianat, tak segan-segan kita tindak tegas. Pemerintah Kota Padang sudah komit untuk memberantas maksiat dan ingin padang terhindar dari segala perbuatan yang dapat mencoreng serta merusak aqidah masyarakat,” tutup Al Amin. (rel/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top