Terkait Penolakan Gojek di Malaysia, Begini Tanggapan Perdana Menteri

Penulis -

Senin, 26 Agustus 2019 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaysia, Prokabar — Rencana Gojek untuk beroperasi di Malaysia mendapat penolakan dari sejumlah pihak, mulai dari pengusaha hingga politisi. Alasan penolakan pun beragam, dari melanggar norma agama, melecehkan martabat generasi muda Malaysia, hingga persaingan tidak sehat.

Seperti yang disampaikan pendiri MyCar, taksi e-hailing, Mohd Noah Maideen. Menurutnya, selain faktor keamanan dan pelonggaran norma, pengenalan ojek online milik Gojek akan menciptakan persaingan yang tidak sehat di antara perusahaan e-hailing lokal.

“Sebagai perusahaan yang baru beroperasi setengah tahun, tidak disarankan bersaing dengan perusahaan asing yang sudah beroperasi selama lebih dari delapan tahun,” ujarnya seperti dikutip dari The New Straits Times, Senin (26/8).

Sementara itu, meskipun menuai penolakan dari berbagai pihak, namun Kabinet Mahathir dengan suara bulat menyetujui Gojek beroperasi di Malaysia. Rapat kabinet memerintahkan Menteri Perhubungan melakukan kajianterhadap hukum yang ada atau membuat hukum baru untuk mendukung masuknya startup ke layanan ojek online.

Waktu kajian ini selama satu bulan dan akan dilaporkan ke kabinet. Hingga saat ini Gojek masih belum mengajukan izin untuk beroperasi di Malaysia.

“Ini adalah keputusan kolektif kabinet. Ketika kabinet memutuskan dan membuat kebijakan kolektif, semua kementerian harus mengikutinya. Tidak ada putar balik,” ujar Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke dilansir dari CNCB, Senin (26/8).

Anthony Loke menambahkan banyak fitur keselamatan yang akan ditambahkan dalam layanan ojek online dan akan menyelesaikan masalah yang dikeluhkan para pemuka agama atas layanan ini.

“Kami akan membahas semua ini … kami akan mengeluarkan mekanisme yang mengatasi semua masalah ini,” ujar Anthony Loke.

Perdana Menteri Mahathir Muhammad mengatakan ojek online akan bermanfaat bagi masyarakat dan usaha mikro kecil menengah (UKM).

“Sudah ada beberapa layanan transportasi berbasis sepeda motor [di Malaysia], tetapi tidak terorganisir dan UKM tidak mendapat manfaat dari itu,” ujar Mahathir Mohamad seperti dikutip dari The Star Online.

“Gojek jika mereka datang ke sini, mereka juga akan melayani usaha UKM.”

Menanggapi protes masyarakat mengenai keselamatan, Mahathir menyarankan masyarakat untuk menggunakan moda transportasi lain.

“Jika Anda merasa itu tidak aman, jangan gunakan itu. Kami telah memilih dan kami tidak memaksa Anda untuk naik ojek online,” ujar Mahathir seperti dikutip dari Bernama. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut
Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range
Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang
XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan
Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!
Langkah Kaki Anak Bangsa Menuju Panggung Dunia: Camp Broadway Indonesia Tampil di Carnegie Hall
Lonjakan Trafik Data XL Axiata Capai 21% Selama Libur Lebaran 2025, Didorong Antusiasme Mudik dan Berbagi Momen
Indonesia Percepat Inovasi Konstruksi, Para Ahli Bahas Teknologi Penguatan Struktur bersama Ultrachem

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:21 WIB

Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:26 WIB

Konflik Iran-Israel Memanas: Serangan Rudal dan Drone Tewaskan 24 Orang

Rabu, 28 Mei 2025 - 12:40 WIB

XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan

Jumat, 23 Mei 2025 - 20:27 WIB

Gawat! 300 Ribu Hektare Sawah Hilang, Alex Indra Lukman Desak Negara Dukung Riset Pertanian Lokal!

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB