Artikel

Terbuka Jalan IP Ke Jakarta

Jakarta, Prokabar. ​Pemilihan Presiden masih lama, tapi tempiasnya sudah terasa dari sekarang. Pemilihan Gubernur DKI disebut sebagai start awal menuju RI 1. 

Lalu siapa kandidat presiden? Masih susah untuk diprediksi, karena waktu masih muda. Belanda masih jauh. 

Tapi melihat gelagat sekarang, Jokowi dan Prabowo masih berselera untuk mengadu untung. Dua putra terbaik bangsa ini, sudah melakukan berbagai hal, mengatur strategi, mengukur taktik dan merancang rencana.

Salah satu cara adalah mencari pasangan yang cocok untuk maju. Yang paati cocok dalam segala hal, syukur syukur bisa menambah suara.

Yang menarik adalah peluang siapa yang akan digandeng oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dari berbagai manuver yang dilakukan Gerindra dengan PKS sepertinya sudah klop, termasuk berkoalisi dalam pemilihan presiden.

Mengacu dari itu, jika Prabowo maju sebagai calon presiden pemilu mendatang,  maka kandidat calon wapresnya ada tiga.

Pertama Prof Irwan Prayitno (53) sekarang gubernur Sumatera Barat. Kedua Presiden PKS Sohibul Iman dan ketiga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Jika PKS rela, maka akan ada dua nama saja Irwan dan Ahmad. 

Kalau ukurannya jumlah penduduk, Irwan tidak ada apa-apanya. 

Lalu? Irwan sepertinya disukai Prabowo karena persoalan emosional.

Saat ini IP begitu ia disapa sudah periode kedua jadi gubernur. 

Tapi hitungan matematis seperti itu, bisa buyar dalam politik. Tidak yang pasti, selain ketidakpastian itu sendiri. 

Tapi bagaimanapun siapa pula yang tidak bangga, orang Sumbar menjadi wapres. Walaupun berat, dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Bukan begitu pak IP? (laf)

To Top