Kazan, Prokabar – Perancis susah payah menaklukkan Australia dalam laga pembuka grup C di Stadion Kazan Arena, Sabtu (16/6). Les Bleus (Julukan Timnas Perancis) menang dengan skor tipis 2-1 atas wakil Asia tersebut dengan “bantuan” teknologi garis gawang dan VAR.
Gol pertama Perancis lahir dari keputusan wasit setelah menyaksikan Video Assistant Referee (VAR). Pelanggaran pelanggaran Josh Risdon kepada Griezmann di kotak terlarang pada menit ke 56 membuat wasit harus menyaksikan VAR terlebih dahulu sebelum akhirnya menunjuk titik putih. Griezmann yang mengambil sendiri penalti ini untuk memecah kebuntuan.
Keunggulan Perancis tak bertahan lama setelah pemain bertahan, Samuel Umtiti menghalau bola tendangan bebas Mooy dengan tangannya. Sang eksekutor Mile Jedinak dengan leluasa menaklukkan Lloris untuk menyamakan skor.
Saat kedudukan sama kuat, anak asuh Didier Deschamps semakin menaikan tempo permainan, akhirnya pada menit 80, Pogba sukses mencetak gol krusial. Gelandang Manchester United itu mampu menemukan celah, melakukan umpan satu-dua dengan Giroud, sebelum menyontek bola. Si kulit bulat mencium mistar gawang atas, memantul ke dalam gawang, dan kembali dalam dekapan Ryan, tapi teknologi garis gawang mengonfirmasi terjadinya gol.
Di sisa sepuluh menit laga, Prancis terus menekan Australia, namun hingga tambahan waktu lima menit tak ada tambahan gol tercipta. Kemenangan 2-1 Prancis pun bertahan.
(hdp)
















