TdS tak Melintas, Warga Pinggiran Gigit Jari

Penulis -

Minggu, 11 November 2018 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Masyarakat pinggiran Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mulai dari Kecamatan Batang Kapeh sampai Lunang Silaut yang berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu, mesti urut dada serta tetap gigit jari, dimana helatan TdS tidak sampai di kampung mereka.

Perhelatan TdS tersebut, merupakan alek bagi warga Sumbar, seyogiyanya para pembalap TdS mesti melintasi Kecamatan yang dianggap jauh dari pusat kota Painan.

Salah seorang warga Lunang, Totok (37) menuturkan dengan nada yang kecewa, dalam hal TdS pemerintah kabupaten harus memprioritaskan para pembalap melintas di kecamatan yang memang jauh dari Painan.

“Kami kecewa dengan sikap Pemkab Pessel yang tidak memprioritaskan kampung kami tidak dilintasi oleh para pembalap, kami juga warga Pessel, jangan dibedakanlah,” ujarnya.

Lanjut Totok menuturkan dengan nada sabak, diakui memang, TdS ini sudah berlangsung 10 tahun, namun kecamatan yang ada di bagian selatan Pesisir ini sudah dianak tirikan oleh pemerintah. Sikap pemerintah ini sudah dianggap kejam melebihi kejamnya ibu tiri, sebab warga dipinghiran haus dengan iven yang bergengsi itu.

Baca Juga :  Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

“Iven TdS itu, memang menarik bagi kami, kabarnya, orang yang datang dari belahan dunia, tentu kepuasan tersendiri bagi kami untuk berfoto dengan mereka, nasib kami tak seberuntung dengan orang disana (Painan). Bagi kami, mata ini tetap berpuasa melihat segala keindahan yang unik di helatan TdS, maka beruntung lah bagi warga kecamatan yang dilintasi oleh banyak orang asing,” katanya.

Akan tetapi, keinginan melihat TdS di kota Painan itu jarak tempuhnya sangat jauh, rasanya tak mungkin keinginan itu tetap dipaksakan, dari pada melihat TdS lebih baik ke ladang menyambung hidup seadanya.

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Apa yang disampaikan Totok, tak jauh beda yang sampaikan Teguh warga Lengayang. “Sebenarnya apa sih bedanya kampung kami dengan kampung yang lain, kan sama-sama Pessel, kalau sikap ini diambil oleh pemerintah tentu ada perbedaan, ” katanya di warung kelontong.

Diakuinya, perhelatan TdS yang dilintasi oleh para pembalap tentu jalan mulus kepuasan warga untuk menonton terselip kenangan manis, hal itu terbalik banyak yang menjadi perbedaan, jalan di bagian selatan banyak yang berlubang.

Padahal, banyak warga pinggiran yang berharap TdS itu dilintasi oleh para pembalap, sebab anak-anak dipinggiran kota banyak mencintai olahraga pengayuh itu.

Lanjut Teguh, berharap, kalau bisa untuk tahun depan pemerintah harus memprioritaskan pembalap TdS bisa melintas di Kecamatan bagian selatan ini. Tika munkin anak-anak dan warga pergi ke Painan melihat itu, sebab, jaraknya sangat lah jauh.

Baca Juga :  Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Apalagi, dana untuk TdS ini menghabiskan lebih dari Rp500 juta demi TdS etape VIII, dana sebanyak itu tentu warga di Kecamatan bagian selatan ini banyak juga yang menyumbang melalui pajak.

Salah seorang tokoh masyarakat Batang Kapeh, Piril (59) mengatakan, untuk kontribusi daerah ke panitia pusat sendiri, terdiri dari biaya hadiah pembalap, biaya penginapan dan transportasi. Sebab, semua item kegiatan itu, diatur panitia dari pusat. “Terdiri dari hadiah Rp50 juta, kontribusi penginapan Rp75 juta. Dan ditambah, untuk transportasi Rp110 juta.

“Jadi bagi kami warga pinggiran ini mendapat apa, sementara kami adalah bagian dari Pessel, kok tak dipentingkan oleh pemerintah, daerah kami tak dilalui oleh para pembalap TdS, sementara iven itu penting bagi kami,” ujarnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda
POBSI Padang Benahi Tata Kelola Organisasi, Buka Pendaftaran Ketua Baru Periode 2026-2030
Ukir Sejarah, Timnas Bola Voli Putra Indonesia Juara Asia 2026
Kejurnas Kempo Wilayah Sumatera 2026, Atlet Pesisir Selatan Raih Enam Medali
PS Nagari Sungai Dareh Gulung PS Nagari IV Koto Pulau Punjung 1-0

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Senin, 14 September 2026 - 10:59 WIB

Daerah Mulai jujur, KONI Pessel Minta Pelaksanaan Porprov Ditunda

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:40 WIB

POBSI Padang Benahi Tata Kelola Organisasi, Buka Pendaftaran Ketua Baru Periode 2026-2030

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:30 WIB

Ukir Sejarah, Timnas Bola Voli Putra Indonesia Juara Asia 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB