TdS Dorong Kemajuan Pariwisata Sumbar

Penulis -

Selasa, 23 Oktober 2018 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Event sport tourism Tour de Singkarak (TdS) yang kini memasuki tahun ke-10 telah mendorong kemajuan pariwisata Sumatera Barat (Sumbar).

Ajang balap sepeda bertaraf internasional ini telah berkembang sebagai event internasional yang diakui oleh Amouri Sport Organization (ASO) dan Union Cycliste Internationale (UCI) sebagai event balap sepeda dengan jumlah penonton terbanyak peringkat ke-5 di dunia.

“Sport tourism merupakan cara yang paling mudah dan murah untuk mempromosikan suatu daerah. Media value-nya sangat tinggi, rugi sekali kalo kabupaten/kota yang dilintasi tidak mempromosikan daerahnya,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam peluncuran Tour de Singkarak (TdS) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin sore (22/10).

Menpar Arief tidak meragukan lagi keindahan alam dan budaya di Sumbar. Ia menyebut Sumbar memiliki 132 event dalam satu tahun, diantaranya ada tiga event yang masuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) Nasional seperti Sawahlunto International Music Festival, TDS 2018, dan Festival Pesona Budaya Pagaruyung.

“Sumbar itu top semuanya. Dari kuliner, Sumbar punya rendang yang ditetapkan Kemenpar sebagai national food dan dipromosikan di 100 restaurant Indonesia yang ada di seluruh dunia,” ujar Menpar Arief Yahya.

Tidak hanya kuliner, Sumbar memiliki destinasi untuk selancar (surfing) kelas dunia di Mentawai. Lalu yang ketiga adalah Geopark Ngarai Sianok yang menjadi salah satu yang terbaik di dunia. “Tiga-tiganya itu kelas dunia, untuk itu penyelengaraan TdS menjadi sarana efektif mempromosikan pariwisata di Sumbar,” ujarnya.

Tour de Singkarak yang memadukan antara promosi pariwisata dan olahraga secara atraktif ini dimulai tahun 2009 untuk pemulihan pariwisata pasca-gempa Padang ketika itu. Menurut Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit dTdS menjadi andalan untuk kemajuan wisata Sumbar. Penyelenggaraan event sport tourism TdS memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat, serta media value yang tinggi dan memberi pengaruh positif terhadap promosi pariwisata Sumbar.

“TdS menjadi event andalan dalam mendorong kemajuan pariwisata Sumbar. Sebagai indikatornya bila tahun 2016 jumlah penerbangan ke Bandara Minangkabau (BIM) sebanyak 52 kali, sekarang melonjak menjadi 114 kali. Tahun ini ada 3 kali penerbangan dari Malaysia dan tahun depan meningkat menjadi 4 kali,” kata Nasrul Abit.

Selain promosi pariwisata, pengembangan destinasi yang akan dikembangkan untuk Sumbar adalah mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Sumbar yang ada yaitu KEK Mandeh yang memasuki tahap konsultasi publik analisis dampak lingkungan (Amdal) dan KEK Mentawai.

“KEK Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar  akan menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata dengan menonjolkan keindahan wisata bahari. Kami beri nama KEK Mandeh ini sebagai ‘Raja Ampat’-nya Sumbar,” kata Menpar Arief Yahya.

Ajang balap sepeda bertaraf internasional TdS 2018 berlangsung mulai 4-11 November 2018 dengan hadiah total Rp2,3 miliar ini, akan diikuti 15 tim dari mancanegara dan 5 tim nasional. Para peserta akan unjuk kekuatan dengan melintasi 16 Kabupaten/Kota di Sumbar sepanjang 1.267 Km yang dimulai (start) dari Kota Bukittinggi dan berakhir di Kota Pariaman.

TdS 2018 yang memasuki tahun ke-10 dengan mengangkat tema ‘One Decade for All’ ini merupakan satu dari tiga event di antaranya TdS 2018, Festival Pagaruyung, dan  Sawahlunto International Music Festival, yang masuk dalam Calender of Event (WoE) Wonderful Indonesia. Sedangkan pada CoE Sumbar, sebanyak 32 event digelar sepanjang tahun ini.

Pariwisata Sumbar didukung 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) yang memadai. Sumbar memiliki atraksi (man-made) antara lain Pacu Jawi, Pacu Itiak, Tabuik, Pacu Kuda, Lomba Layang-Layang, Pacu Biduak, dan TdS. Sedangkan atraksi alam antara lain Danau Meninjau, Pulau Pagang, Pulau Mandeh, Bukit Tinggi, dan Pulau Mentawai sebagai destinasi surfing kelas dunia. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB