Batusangkar, Prokabar – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meminta seluruh kepala daerah di provinsi itu segera menyelesaikan persoalan tapal batas. Ini penting untuk menghindari konflik di akar rumput.
Persoalan tersebut bahkan dikhawatirkan dapat menimbulkan konflik horizontal. Hal itu diungkapkan Gubernur saat Rapat Koordinasi Pemprov Sumbar bersama kabupaten/kota, di Emersia Hotel Batusangkar.
Irwan Prayitno menyebutkan, persoalan tapal batas yang belum rampung dicemaskan dapat mengakibatkan terjadinya konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.
Irwan menyebutkan, persoalan tapal batas paling rawan berada pada tingkat antar nagari. “Kalau tapal batas antar provinsi tidak ada masalah, antar kabupaten dan kecamatan juga tidak ada masalah. Antar nagari yang harus dipercepat, Karena banyak terjadi konflik meski belum anarkis,” jelas gubernur.
Menurut dia, sejauh ini banyak laporan konflik yang terjadi justru pada tingkat nagari. “ Seperti yang ada di Sijunjung, namun bisa diatasi. Persoalannya tak lain berada pada kesalahpahaman. Untuk itu, pimpinan daerah harus punya andil kuat dalam mengantisipasi konflik” ujarnya
Saat ini pemerintah provinsi telah menuntaskan 16 persoalan tapal batas dar puluhan titik yg menjadi konflik. Pada 2018 ditargetkan penuntasan terhadap enam tapal batas yang masih bermasalah, dan sisanya akan dilakukan pada tahun 2019. (erm)
















