Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari Kedepan

Penulis -

Rabu, 26 November 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Hujan deras yang yang melanda wilayah Tanah Datar membuat sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Adapun wilayah yang terdampak seperri kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh dan kecamatan X Koto.

Menanggapi ini, pemerintah kabupaten Tanah Datar resmi menetapkan tanggap darurat bencana kabupaten untuk 14 hari kedepan.

“Melihat kondisi daerah yang terdampak tentu kita perlu menetapkan tanggap darurat bencana tingkat kabupaten untuk 14 hari kedepan. Hal ini agar kita bisa fokus menanggulangi bencana yang terjadi,” ucap Bupati Tanah Datar Eka Putra, Rabu (26/11/25) malam usai melakukan rapat kordinasi bersama forkopimda dan OPD terkait.

Bencana yang terjadi di Tanah Datar telah membuat ratusan warga mengungsi. Pemerintah bersama TNI Polri juga telah mendirikan dapur umum dibeberapa daerah terdampak.

” Ada di jorong Baiang, nagari Guguak Malalo. Itu terisolasi saat ini. Untuk kendaraan tidak bisa menempuh lokasi. Ada rumah yang saat ini telah berada ditengah tengah sungai, sungai yang dulunya 3-4 meter, kini menjadi 80 meter,” tambahnya.

Berdasarkan data kecamatan Batipuh Selatan, jumlah pengungsi terus bertambah hingga rabu malam. Hal ini dikarenakan intensitas hujan yang tinggi membuat debit air meningkat.

” Jadi sampai saat ini pengungsi telah mencapai 500 orang lebih dan tadi bertambah beberapa KK lagi,” ucap camat Batipuh Selatan, M Asa’ad.

Data kecamatan Batipuh menyebut terdapat 25 rumah yang tertimpa pohon tumbang, dua diantaranya mengalami rusak berat dan tidak layak huni.

” Dominan rumah yang terdampak pohon tumbang ada di nagari Batipuah Baruah sebanyak 13 rumah. Listrik juga padam sejak tiga hari terakhir,” kata camat Rifka Akbar.

Sementara, di Kecamatan X Koto dilaporkan juga terjadi beberapa longsoran dan debit air yang meningkat di beberapa aliran sungai. (eym)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB