Tanah Datar, Prokabar — Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma, menerima hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa Sumur Bor Dalam dan penerangan Jalan Umum pembangkit listrik tenaga surya (PJULTS) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM).
Penerimaan hibah itu dilakukan dalam penandatanganan serah terima hibah antara Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Ir.F.X.Suti Jastoto bersama tujuh bupati/wali kota se Sumbar pada Kamis(26/9) di Denpasar Bali.
Tujuh daerah tersebut antara lain Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Agam, Kabupaten Dharmasraya dan Kota Padang.
Suti Jastoto menyebutkan, tujuan dari penandatangan hibah barang tersebut untuk memaksimalkan pelayanan dalam bentuk listrik di daerah yang terisolir, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju energi yang berkeadilan sesuai program Nawa Cita Presiden RI.
Energi yang berkeadilan merupakan “tagline” Kementerian ESDM untuk mendapatkan manfaat langsung oleh masyarakat melalui subsudi. Tujuan kegiatan tersebut untuk pengelolaan aset negara yang efektif dan efisien serta implementasi akuntabilitas Kementerian yang pemanfaatannya diserahkan kepada daerah masing-masing.
Sementara itu, Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM Antonius Ratdomopurbo, mengatakan program tersebut untuk kebutuhan air bersih didaerah sulit air dan menyesuaikan listrik di daerah yang selama ini belum terjangkau pelayanan listrik PLN yang dimanfaatkan masyarakat dengan kegiatan tahun anggaran 2018.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma sampaikan ucapan terimakasih atas bantuan barang milik negara yang telah diserahkan kepada daerah.
“serah terima bantuan hibah dari kementerian ESDM sudah di tandatangani berupa satu unit sumur bor dalam senilai Rp 375.192.158.00 dan 20 unit PJUTS senilai Rp 321.822.162.00 yang telah dibangun di dua lokasi di Tanah Datar,” kata Zuldafri.
Barang milik negara yang diserah terimahkan yaitu satu unit sumur bor dalam yang berlokasi di nagari Sumanik kecamatan Salimpaung dengan kedalaman 90 meter dan 20 unit PLTS berlokasi di nagari Batu Bulek kecamatan Lintau Buo Utara.
“Kondisi kedua unit yang serahkan hingga kini dalam keadaan bagus, untuk sumur bor sudah bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar dan PLTS sudah dinikmati berupa penerangannya oleh masyarakat,” ujar wabup yang juga dibenarkan kabid penamaman modal dan esdm dinas PMPTSP Dodi Juli hendri.
Dodi tambahkan untuk tahun ini Tanah Datar kembali dapatkan 2 unit sumur bor dalam yang berlokasi di Tabek Patah kecamatan Salimpaung dan III Koto kecamatan Rambatan.(eym)
















