Budaya

Tak Sekedar Tradisi, Pacu Jawi Juga Dikenal Dunia

Tanah Datar, Prokabar – Pacu Jawi merupakan Alek Anak Nagari Kabupaten Tanah Datar yang berdasarkan sejarahnya dilaksanakan setiap usai panen padi. Namun saat ini, pacu jawi tidak lagi sekedar tradisi, melainkan telah menjadi tujuan wisatawan dari mancanegara.

Alek pacu jawi di Tanah Datar digelar di empat kecamatan yakni kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum dan Sungai Tarab.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Zuldafri Darma pada pembukaan Alek Pacu Jawi di Sawah Payo Nagari Parambahan, Lima Kaum.

“Pacu jawi adalah iven anak nagari kita dan saat ini sudah mendunia, ini terbukti dengan banyaknya para pencinta fotography dalam dan luar negeri yang datang untuk mengabadikan momen-momen menarik dalam balapan sapi di atas lumpur sawah tersebut, jadi mari kita dukung bersama-sama”, katanya.

Pada kesempatan tersebut Wabup juga sampaikan nilai luhur juga terkandung  didalamnya selain meningkatkan silaturahim, pacu jawi juga mengenalkan adat dan budaya sebagai contoh membawa makanan dengan talam/jamba.

“Ivent ini sangat bermanfaat, selain meningkatkan harga sapi hingga mencapai Rp50 juta per ekor, pacu jawi juga menggerakan perekonomian masyarakat di sekitarnya, karena banyaknya masyarakat yang berjualan aneka makanan, minuman dan lainnya,” ucapnya.

Selain itu Zuldafri juga ucapkan selamat datang kepada wisatawan domestik dan mancanegara yang telah mengagendakan untuk menyaksikan alek pacu jawi.

Sebelumnya, Walinagari Parambahan  menyampaikan ucapan terimakasih kepada  panitia dan masyarakat yang sudah menyukseskan kegiatan pacu jawi ini. Ia berharap kegiatan ini kedepan akan terus berlanjut sebagai tradisi yang telah turun temurun dari dulunya. (eym)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top