Sungai Lembah Ngarai Sianok Merusak Kedai dan Genangi Rumah Warga Kayu Kubu

Penulis -

Minggu, 2 Juni 2024 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliran Sungai di Lembah Ngarai Sianok meluap dan mengakibatkan banjir dan masuk ke pemukiman warga, Sabtu siang (1/06/2024). Sebelumnya curah hujan yang cukup tinggi membuat air sungai besar dan melimpah ke pemukiman rumah makan, dan bangunan rumah warga di daerah Kayu Kubu, Kota Bukittinggi tersebut.

Kejadian itu merupakan ketiga kalinya, Air sungai Lembah Ngarai Sianok meluap dan masuk ke pemukiman rumah warga. Sebanyak 8 unit rumah permanen, 7 unit warung dan 1 unit mushalla dengan jumlah penduduk sekitar 40 jiwa terendam banjir. Bahkan sejumlah warung nasi mengalami kerusakan cukup parah.

Ketinggian banjir dari luapan air Ngarai Sianok itu dari 30 cm hingga mencapai 80 cm. Luap air ini terjadi karena naiknya elevasi dasar atau terjadinya pendangkalan sungai. Hal ini akibat tebing Ngarai Sianok di sepanjang aliran sungai sering longsor.

Akibat banjir ini sejumlah peralatan rumah tangga warga basah dan rusak, sebagain warga terlihat memasang karung pasir sebagai tanggul pengaman di depan rumah mereka. Sebelum terjadi banjir lokasi merupakan tempat wisata favorit di Lembah Ngarai Sianok.

Ibu Nana beserta dua orang warga sekaligus korban banjir mengatakan, kejadian telah berlangsung sejak satu bulan lalu. Ia sempat mengungsi pertama kejadian pada 1 Mei 2024 lalu.

“Sore ini Sungai Sianok kembali meluap dan menggenangi rumah kami. Dan kami berharap kepada pemerintah segera membantu pengerukan sungai guna memperlancar aliran air Sungai.” tutup Nana. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru