Sudah Extra Telitikah Anda Saat Memilih Pakaian Bayi?

Penulis -

Selasa, 17 Juli 2018 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi (net)

ilustrasi (net)

Memilih pakaian untuk baby memang harus ekstra teliti. Mengingat bagian kulit lapisan epidermisnya (bagian kulit terluar) 20-30 persen lebih tipis dibandingkan orang dewasa. Apalagi baby yang berbakat atopi/alergi, jika salah memilih bahan atau model pakaian bisa menjadi masalah nantinya. Karena Kulit merupakan  organ tubuh paling luar yang salah satu fungsi utamanya ialah sebagai pelindung dan menjadi bagian dari sistem pertahanan tubuh.

Lalu apa yang harus diperhatikan saat memilih pakaian baby?

  1. Perhatikan bahan pakaian

Diantara beragam jenis bahan pakaian memang bahan katun dikenal lembut, nyaman, mampu menyerap keringat dengan baik sekaligus takkan menimbulkan iritasi.  Sedangkan bahan lain seperti linen, nilon, jeans apalagi parasut tidak menyerap keringat dengan baik sehingga tentunya tidak nyaman. Untuk cuaca dingin, mengingat pertahanan di permukaan kulitnya belum sempurna. Sebenarnya bahan pakaian wol, baik terutama bila digunakan saat cuaca dingin. Tetapi hati-hati, karena serat bulu-bulu wol ini bisa dapat menyebabkan reaksi alergi khususnya pada bayi yang berbakat atopi.

  1. Model Pakaian
Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Hindari gesekan dengan memilih pakaian dari bahan yang lembut dan tidak terlalu sempit. Karena gesekan dapat menyebabkan kerusakan kulit. Untuk model, pilihlah sederhana, praktis dan mudah dikenakan baik bagi bayi, juga untuk si ibu. Perhatikan pilihan jenis pengait baju. Ada banyak pilihan pengait baju, dari kancing, velcro, ristleting, dan sebagainya. Sebaiknya pilih pakaian bayi dengan pengait kancing jepret, tali ikat atau risleting. Karena penggunaan kancing kait, dikhawatirkan dapat tanpa sengaja lepas dan tertelan. Sementara velcro kadang merepotkan karena mudah terbuka. Karena bayi akan lebih sering dalam posisi terlentang, hindari pengait yang terletak di bagian punggung yang hanya akan mengganggunya

  1. Pemilihan Warna
Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Pada umumnya warna pakaian bayi sedikit variasinya. Jika pun memilih warna yang terang, hati-hati dengan proses pewarnaan yang kurang tepat. Karena zat pewarna dikhawatirkan bisa saja luntur tanpa disadari ketika bayi berkeringat kemudian diserap melalui kulit.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

 

 

Tips Memilih Baju Bayi yang Tepat

   Kenakan baju-baju yang simple, tidak banyak hiasan, modelnya sederhana dan mudah dikenakan.

   Karena kita tinggal di negara tropis dengan kelembapan yang cukup tinggi, pastikan memilih bahan yang menyerap keringat

   Sesuaikan pakaian dengan kondisi lingkungan, artinya kenakan pakaian hangat saat cuaca dingin dan sebaliknya baju yang tipis pada cuaca panas.

   Beli dalam jumlah cukup, jangan berlebihan karena badan bayi masih bertumbuh,

   Jangan lupa untuk mencuci baju baru sebelum pertama kali dipakai. (rsk)

 

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB