Soal Sunting Kontroversial, Desainer Minta Maaf

Penulis -

Senin, 9 April 2018 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ribut soal penggunaan sunting Minangkabau di sebuah acara Pagelaran kebaya, membuat masyarakat Minangkabau meradang. Bahkan sejumlah tokoh akan memberikan somasi kepada desainer dan juga model Sophia Latjuba.

Suntiang tersebut tersebar di media sosial, dan menimbulkan polemik. Warganet rata rata mengkritik pemakaian sunting tersebut tidak sesuai dengan adat masyarakat. Karena kebaya yang dipakai tidak menutup aurat.

Terkait dengan hal tersebut, desainer Anne Avantir menulis surat terbuka

Kepada yang saya hormati dan sayangi, seluruh masyarakat Minangkabau dimanapun berada..

Salam Sejahtera,

Saya Anne Avantie, dengan ini saya ingin mengungkapkan dari hati yang terdalam mengenai Sunting yang terpasang pada koleksi saya di pergelaran 29 Tahun berkarya 29 Maret 2018.

Saya menjadi disainer sudah 29 Tahun dan menjadi profesi saya yang menghantarkan saya sampai pada hari ini.

Pencapaian itu tidak serta merta kemudian menjadikan saya bermegah diri namun saya mengabdikan diri untuk menjadi saluran berkat bagi sesama dan banyak orang.

Saya memberi inspirasi untuk dunia wirausaha dan industri kreatif Indonesia dengan terus berbagi dalam segala kesempatan tanpa pernah lelah apalagi menyerah. Seperti Ibu saya meneladankan kebajikan dan kebaikan pada saya untuk berkarya dengan hati.

Hingga tak terasa hampir 3 dasawarsa saya berkarya untuk negeri tercinta INDONESIA. Jatuh bangun… pahit getirnya dan suka dan duka telah menjadi perziarahan hidup yang begitu memberikan pembelajaran pada saya sehingga saya terus bertumbuh melalui kegagalan demi kegagalan yang terjadi sepanjang usia karir saya.

Oleh karena itu melalui surat ini, saya ingin mencurahkan hati bahwa telah terjadi sesuatu diluar kuat kuasa saya yang tak terhindarkan atas sebuah kesalahan yang tidak ingin saya perjelas karena menyangkut orang lain yang nantinya justru akan memperpanjang persoalan ini.

Sebagai orang yang menjunjung tinggi nasehat Ibu saya, saya ingin memenuhi permohonan Ibu saya untuk tidak memperpanjang persoalan ini sehingga nantinya akan mengorbankan banyak orang dan kemudian menjauhkan persaudaraan antar satu dan lainnya sehingga semakin menjauhkan kedamaian yang menjadi cita cita setiap insan.

Melalui surat ini saya hanya ingin menjelaskan beberapa hal yang bisa dijadikan bahan pertimbangan, adalah sebagai berikut:

Lanjut halaman 2 >>

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB