SMAN 1 Tanjung Raya Menuju Metoda Schoology dan Examview

Penulis -

Minggu, 26 Juli 2020 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar — SMAN 1 Tanjung Raya kembali melakukan terobosan baru dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi. Berkesempatan mendapat pelatihan dari Yayasan Cendana asal Riau, Minggu (26/7).

“Alhamdulillah, alumni kita SMAN 1 Tanjung Raya kembali berkontribusi dalam peningkatan pemanfaatan teknologi digital. Mengembangkan program schoology dan examview. Metode atau teknik pengajaran baru di dunia pendidikan. Sangat cocok dalam kondisi pandemi Covid-19 ini,” terang, Kepala SMAN 1 Tanjung Raya, Burmal kepada Prokabar.com, Minggu (26/7).

Pelatihan itu berlangsung selama dua hari, Sabtu (25/7) dan Minggu (26/7). Dengan tema Pelatihan Schoology atau pelajaran interaktif dan examview atau ujian berbasis komputer.

“Ilmu ini sangatlah sulit mendapatkannya. Dan ini menjadi momentum kita untuk mewujudkan sekolah berbasis digitalisasi. Apalagi kita baru saja melahirkan perpustakaan digitalisasi dan pojok Hamka. Alhamdulillah, juara II Tingkat Provinsi Sumatra Barat. Ini berkat kebersamaan semua guru, Bamus, operator dan lainnya,” tutur Burmal.

Kali ini, SMAN 1 Tanjung Raya semakin mendapat tantangan dari Direktur Utama Yayasan Cendana sekaligus alumni SMAN 1 Tanjung Raya. “Kita dihadapkan segera mengimplementasikan sekolah berbasis digitalisasi. Dan pelatihan ini pertama di Sumatra Barat,” lengkapnya.

Dr. Deni Satria, Dirut Yayasan Cendana mengatakan pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sekolah yang pernah mendidiknya. “Apa yang telah saya raih dengan penuh perjuangan ini, tidak lepas dari didikan dan jenjang sekolah di sini. Dan saya bermimpi agar SMAN 1 Tanjung Raya ini, semakin lebih baik. Terutama melahirkan kembali Tokoh Intelektual yang pernah berasal dari Danau Maninjau ini,” ungkapnya.

Doktor tamatan Universitas Islam Nusantara, Bandung ini juga sangat berharap ilmu yang telah diberikan segera di Implementasikan langsung. Dan hal itu langsung disepakat pihak sekolah, terutama tenaga pendidik dan operator sekolah.

Melanjutkan dengan cukup lima program unggulan. Melakukannya dengan ikhlas dan sebagai ladang ibadah, amal jahiriah diakhirat nanti. Hal ini harus dibiasakan, setelah terbiasa dan menjadi budaya, maka digitalisasi itu akan terwujud dengan sendirinya.

“Ada tiga langkah sukses untuk mewujudkan visi dan misi itu. Pertama gagasan, kedua narasi. Dan ketiga, karya. Gagasan atau ide cemerlang harus dilanjutkan dengan narasi, konten atau pengembangan. Setelah itu, harus terwujud karya sehingga fakta dan bukti tidak hanya sekedar kata-kata,” jelasnya.

Karya selain implementasi digitalisasi, juga lahirnya karya tulis berupa buku, minimal jurnal. “Kami berharap kepada Bapak-bapak dan ibuk-ibuk guru, bisa menulis buku. Ini membuktikan penguatan literasi di sekolah dengan digitalisasi ini semakin berkembang lebih baik. Untuk penerbitan dan penyusunannya, nanti bisa kita atur,” imbuh Dr. Deni Satria kepada guru-guru dan Kepala SMAN 1 Tanjung Raya.

Penerapan digitalisasi dapat tercapai. Target bulan depan sudah bisa terealisasi. Sehingga soal-soal sudah bisa melalui jaringan internet dan android. Virtual ini jelas memudahkan pembelajaran berbasis daring sesuai kondisi pandemi covid-19.

“Kita berharap tidak ada alasan lagi Proses Belajar Mengajar terganggu akibat pandemi Covid-19. Jika masih ada juga siswa yang tidak memiliki android, komputer atau leptop dengan jaringan internet (during), maka terpaksa ke sekolah untuk mengikuti sistem laring,” ujarnya.

Metode, penghayatan dan evaluasi dari berjalan. Kemudian sistem Digitalisasi sekolah secara menyeluruh ini akan memperkuat perpustakaan yang sudah mulai berbasis digitalisasi atau pustaka digital.

Sementara itu, Azhar, salah seorang guru yang mengikuti dan sebagai peserta menambahkan, peserta berjumlah 32 orang. 30 orang guru dan dua orang operator sekolah. Di bagi dua lokal, masing-masing lokal dibimbing dua orang tenaga teknis dari Yayasan Cendana. Selain Direktur Yayasan Cendana, juga ikut didampingi Dr. Mazuardi M. Pd, selaku Kepala Sekolah Cendana Pekanbaru.

“Kami diajarkan tentang teknik atau metode schoology berbasis during. Terkait membuat akun khusus di website www.schoology.com. membuat klas khusus kemudian memadukan berbagai pelajarannya ke dalam klas akun website tersebut,” kata Azhar.

Sementara itu, Examview merupakan teknik menyusun soal di invor ke sebuah aplikasi khusus melalui website examview. Dan yang hanya bisa diakses oleh orang yang telah terhubung sebelumnya. “Untuk soal, terlebih dulu dibuat guru mata pelajaran dan guru kelas. Kemudian diolah oleh operasional sekolah,” tutup Guru Pendidikan Agam Islam SMAN 1 Tanjung Raya itu. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau
Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental
Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok
Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi
58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya
96 Orang Siswa Smantara Ikuti TKA 2025
Suka Suka Band, Slank & Bernadya Guncang Pensi Teras 2025 SMAN 3 Jakarta di Balai Sarbini
Kurikulum Berbasis Cinta Resmi Diluncurkan, UIN Bukittinggi Siap Implementasi

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Sinergi Kerjasama UIN Bukittinggi dengan UIN Suska Riau

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Bimbingan Konseling Hadir sebagai Solusi Atasi Krisis Moral dan Kesehatan Mental

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:55 WIB

Lulusan SMK SMAK Padang 2026 Siap Kuasai Industri Global, Belasan Analis Kimia Tembus Rusia dan Tiongkok

Selasa, 14 April 2026 - 19:23 WIB

Si Doel Anak Sekolahan Ikuti Wisuda UIN Bukittinggi

Kamis, 13 November 2025 - 07:05 WIB

58 Orang Pengurus OSIS dan MPK 2025 Ikuti LDKS SMPN 1 Tanjung Raya

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB