Trending | News | Daerah | Covid-19

Pendidikan

SMAN 1 Tanjung Raya Menuju Metoda Schoology dan Examview

Dibaca : 316

Maninjau, Prokabar — SMAN 1 Tanjung Raya kembali melakukan terobosan baru dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi. Berkesempatan mendapat pelatihan dari Yayasan Cendana asal Riau, Minggu (26/7).

“Alhamdulillah, alumni kita SMAN 1 Tanjung Raya kembali berkontribusi dalam peningkatan pemanfaatan teknologi digital. Mengembangkan program schoology dan examview. Metode atau teknik pengajaran baru di dunia pendidikan. Sangat cocok dalam kondisi pandemi Covid-19 ini,” terang, Kepala SMAN 1 Tanjung Raya, Burmal kepada Prokabar.com, Minggu (26/7).

Pelatihan itu berlangsung selama dua hari, Sabtu (25/7) dan Minggu (26/7). Dengan tema Pelatihan Schoology atau pelajaran interaktif dan examview atau ujian berbasis komputer.

“Ilmu ini sangatlah sulit mendapatkannya. Dan ini menjadi momentum kita untuk mewujudkan sekolah berbasis digitalisasi. Apalagi kita baru saja melahirkan perpustakaan digitalisasi dan pojok Hamka. Alhamdulillah, juara II Tingkat Provinsi Sumatra Barat. Ini berkat kebersamaan semua guru, Bamus, operator dan lainnya,” tutur Burmal.

Kali ini, SMAN 1 Tanjung Raya semakin mendapat tantangan dari Direktur Utama Yayasan Cendana sekaligus alumni SMAN 1 Tanjung Raya. “Kita dihadapkan segera mengimplementasikan sekolah berbasis digitalisasi. Dan pelatihan ini pertama di Sumatra Barat,” lengkapnya.

Dr. Deni Satria, Dirut Yayasan Cendana mengatakan pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sekolah yang pernah mendidiknya. “Apa yang telah saya raih dengan penuh perjuangan ini, tidak lepas dari didikan dan jenjang sekolah di sini. Dan saya bermimpi agar SMAN 1 Tanjung Raya ini, semakin lebih baik. Terutama melahirkan kembali Tokoh Intelektual yang pernah berasal dari Danau Maninjau ini,” ungkapnya.

Doktor tamatan Universitas Islam Nusantara, Bandung ini juga sangat berharap ilmu yang telah diberikan segera di Implementasikan langsung. Dan hal itu langsung disepakat pihak sekolah, terutama tenaga pendidik dan operator sekolah.

Melanjutkan dengan cukup lima program unggulan. Melakukannya dengan ikhlas dan sebagai ladang ibadah, amal jahiriah diakhirat nanti. Hal ini harus dibiasakan, setelah terbiasa dan menjadi budaya, maka digitalisasi itu akan terwujud dengan sendirinya.

“Ada tiga langkah sukses untuk mewujudkan visi dan misi itu. Pertama gagasan, kedua narasi. Dan ketiga, karya. Gagasan atau ide cemerlang harus dilanjutkan dengan narasi, konten atau pengembangan. Setelah itu, harus terwujud karya sehingga fakta dan bukti tidak hanya sekedar kata-kata,” jelasnya.

Karya selain implementasi digitalisasi, juga lahirnya karya tulis berupa buku, minimal jurnal. “Kami berharap kepada Bapak-bapak dan ibuk-ibuk guru, bisa menulis buku. Ini membuktikan penguatan literasi di sekolah dengan digitalisasi ini semakin berkembang lebih baik. Untuk penerbitan dan penyusunannya, nanti bisa kita atur,” imbuh Dr. Deni Satria kepada guru-guru dan Kepala SMAN 1 Tanjung Raya.

Penerapan digitalisasi dapat tercapai. Target bulan depan sudah bisa terealisasi. Sehingga soal-soal sudah bisa melalui jaringan internet dan android. Virtual ini jelas memudahkan pembelajaran berbasis daring sesuai kondisi pandemi covid-19.

“Kita berharap tidak ada alasan lagi Proses Belajar Mengajar terganggu akibat pandemi Covid-19. Jika masih ada juga siswa yang tidak memiliki android, komputer atau leptop dengan jaringan internet (during), maka terpaksa ke sekolah untuk mengikuti sistem laring,” ujarnya.

Metode, penghayatan dan evaluasi dari berjalan. Kemudian sistem Digitalisasi sekolah secara menyeluruh ini akan memperkuat perpustakaan yang sudah mulai berbasis digitalisasi atau pustaka digital.

Sementara itu, Azhar, salah seorang guru yang mengikuti dan sebagai peserta menambahkan, peserta berjumlah 32 orang. 30 orang guru dan dua orang operator sekolah. Di bagi dua lokal, masing-masing lokal dibimbing dua orang tenaga teknis dari Yayasan Cendana. Selain Direktur Yayasan Cendana, juga ikut didampingi Dr. Mazuardi M. Pd, selaku Kepala Sekolah Cendana Pekanbaru.

“Kami diajarkan tentang teknik atau metode schoology berbasis during. Terkait membuat akun khusus di website www.schoology.com. membuat klas khusus kemudian memadukan berbagai pelajarannya ke dalam klas akun website tersebut,” kata Azhar.

Sementara itu, Examview merupakan teknik menyusun soal di invor ke sebuah aplikasi khusus melalui website examview. Dan yang hanya bisa diakses oleh orang yang telah terhubung sebelumnya. “Untuk soal, terlebih dulu dibuat guru mata pelajaran dan guru kelas. Kemudian diolah oleh operasional sekolah,” tutup Guru Pendidikan Agam Islam SMAN 1 Tanjung Raya itu. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top