Padang, Prokabar – Sekelompok pelajar melakukan penyerangan terhadap siswa Sekokah Menengah Pertama Negeri (SMP) Negeri 41 Padang. Para siswa tersebut diserang saat nongkrong di salah satu warung, Jumat (16/9).
Sekelompok pelajar itu menyerang menggunakan senjata tajam berupa celurit hingga dilempari batu. Kejadian itu mengakibatkan salah satu siswa SMP 41 mengalami luka ringan.
Kejadian itu dibenarkan Wakil Kesiswaan SMP 41 Padang, Wiwik Susiana. Diakuinya, kejadian itu terjadi diluar jam pembelajaran. Awalnya sekelompok pelajar itu datang memakai baju bebas sambil membawa senjata tajam.
“Mereka datang pakai motor sambil mengacungkan senjata tajam berupa celurit ke arah siswa kami yang sedang duduk di warung dekat sekolah,” katanya.
Ditambahkannya, pelajar yang melakukan penyerangan itu berjumlah sekitar 18 orang. Berdasarkan laporan yang diterimanya, pelajar tersebut berasal dari SMP 29 Padang.
“Dua minggu yang lalu mereka juga melakukan penyerangan. Mereka lewat pakai motor dan berpakaian bebas. Kemudian melemparkan batu ke arah warung, tempat siswa kami nongkrong,” tuturnya.
Wiwik tidak mengetahui secara detail penyebab sekelompok pelajar tersebut melakukan penyerangan. Namun kejadian itu sudah berulang kali. Ia menduga karena dendam atau lain sebagainya.
“Namun pada penyerangan kali ini, ada satu siswa kami mengalami luka ringan terkena lemparan batu. Mungkin mereka ini saling lempar batu ya. Bahkan ada siswa kami takut untuk pulang karena takut di serang,” ucapnya.
Menyikapi hal itu pihak sekolah sudah sering melakukan koordinasi dengan orang tua murid untuk mengawasi anak-anak mereka. Bahkan pihak sekolah juga memberlakukan tindak tegas terhadap siswa yang terlibat tawuran.
“Dari kami (pihak sekolah) sudah mewanti-wanti kepada murid-murid jika terlibat tawuran akan dikeluarkan dari sekolah,” tutupnya. (*)
















