Silokek Geofest Rafting World Cup Siap Digelar

Penulis -

Jumat, 1 November 2019 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sijunjung gelar iven arung jeram bertajuk Silokek Geofest Rafting World Cup 2019, yang akan diselenggarakan 10-14 November 2019.

Adapun daerah yang akan diperkenalkan pada dunia yakni Batang Kuantan Silokek Geopark dan Perkampungan Adat Nagari Sijunjung.

Ketua panitia atau Event Director Miya Maharani yang juga Sekretaris Umum Federasi Arung Jeram Indonesia ( FAJI) Sumbar mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kalender kegiatan International Rafting Federation (IRF), yang merupakan sebuah kehormatan bisa memdapatkannya, karena ini kegiatan rutin kejuaraan Internasional setiap tahun.

“Hingga Kamis (31/10) peserta yang  mendaftar sudahh 50 team dari 13 provinsi dan 2 negara, dengan jumlah peserta 250 orang, official 75 orang dan lebih 100 orang team medik,” jelas Miya.

Kegiatan ini juga diisi dengan festival kopi internasional, dimana pola pengelolaanya melalui cara tertentu juga bazar dan banyak kegiatan lainnya.

Mendukung pernyataan Miya, Ketua FAJI Sumbar Muhammad Zuhrizul, mengatakan dengan kegiatan internasional ini bisa mengangkat potensi yang ada.

“Kegiatan ini merupakan potensi besar, dimana kondisi wisata ini akan viral di belahan dunia, apalagi para peserta akan diinapkan pada rumah gadang, yang juga baru kali ini ada di Dunia,” ulas Zuhrizul.

Ditambahkannya, rasa salut untuk Pemkab Sijunjung, dimana Bupati Yuswir Arifin dan Sekda Zefnihan sangat respon terhadap tawaran FAJI.

“Begitu kami menawarkan event ini, pak bupati dan sekda langsung respon dan memerintahkan semua SKPD dan menggubungi stakeholder yang ada untuk bisa membantu dan bergerak,” tambahnya lagi.

Apa yang disampaikan Zuhrizul dipertegas pula oleh Bupati Sijjunjung Yusir Arifin, dimana ini merupakan kejutan, karena Silokek Giopart baru 1 tahun diresmikan, namun sudah mendapat kepercayaan dunia untuk dikunjungi.

“Kami kaget karena baru satu tahun diresmikan menteri Pariwisata, Silokek sudah menjadi alternatif wisata dunia, khususnya dalam iven arung jeram,” ungkap Yuswir.

Yuswir juga menambahkan, dengan adanya iven ini, tentunya akan menambah minat orang untuk berwisata ke Silokek, maka tingkat perekonomian masyarakat juga akan meningkat.

Agar wisatawan tidak merasa takut untuk mengunjungi Silokek dan kampung adat, masyarakat tidak boleh lagi melakukan penambangan disekitar aliran sungai.

“Agar sungainya jernih akan dibuat pertigaan yang dananya berasal dari APBN, dan siapapun tidak boleh lagi menambang batu-batuan dan lainnya,” tegas Yuswir lagi.

Diyakini Yuswir, Silokek Geofest Rafting World Cup bukan hanya untuk gagah-gagahan semata, akan tetapi lebih penting menjadi tempat pembelajaran adat serta belajar bagaimana mempertahankan alam.

“Target kita bukan untuk sementara, tapi untuk jangka panjang dimana kita sudah bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi,” tukuk Yuswir.

Ditambahkan Sekda, dimana para penambang akan diarahakan menjadi pemandu wisata, sehinga mereka mendapatkan usaha baru tanpa merusak lingkungan.

“Kita jadikan masyarakat sadar wisata, mengarahkan pada kegiatan lain berupa pemandu wisata dan pedagang serta penginapan tradisinal,” tukuknya. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB