Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Peristiwa

Sidang Tipikor di Pengadilan Negeri Padang Dipindahkan, Ini Alasannya


Padang, Prokabar – Pengadilan Negeri Klas IA Padang memindahkan seluruh persidangannya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di kawasan Bypass Anak Aia mulai Senin (14/5), karena gedung yang digunakan sebelumnya dikembalikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Gedung di Jalan Rasuna Said akan dikembalikan kepada Pemprov Sumbar, dalam perjanjiannya gedung itu kami pakai hingga Juni 2018 dan kami bersepakat sebelum bulan puasa kami pindah dari sana,”kata Ketua Pengadilan Negeri Klas IA Padang Bambang Hery Mulyono di Padang, Jumat.

Gedung yang berada di Jalan Rasuna Said itu akan dikembalikan ke Dinas Penduduk dan Catatan Sipil karena mereka membutuhkan lokasi untuk meletakkan server dan kebutuhan lainnya.

Baca Juga :  Pulang Kampung, Perantau Tungkar Disambut Siriah Carano

Solusinya seluruh persidangan akan dipindahkan ke Pengadilan Tipikor di kawasan Bypass Anak Aia, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Pengadilan Tipikor hanya memiliki dua ruang sidang. PN Padang akan membuat sekat di ruang sidang tersebut sehingga menjadi empat ruang sidang.

Setelah itu di bagian belakang gedung juga akan di bangun ruang sidang darurat dan di lantai dua rencanaya juga akan dibuat menjadi ruang sidang.

Sementara untuk ruang tahanan, akan menjadikan ruang tunggu jaksa sebagai ruang tahanan sehingga di gedung itu ada dua ruang tahanan.

Untuk bidang pelayanan dan panitera juga akan dipusatkan di pengadilan tipikor.

Baca Juga :  SMA Lubuk Basung Terbakar, Siswa Menangis

“Sementara untuk para jaksa dapat menggunakan ruang tunggu untuk sementara waktu,” kata dia.

Ia mengatakan berpindahnya pelaksanaan sidang tidak akan berlangsung lama karena PN Klas I A Padang akan selesai dibangun pada Oktober dan diresmikan pada November 2018.

“Saat ini pembangunan masih dalam tahap penyelesaian dan dianggarkan sebesar Rp16 miliar. Total pembangunan gedung mencapai Rp50 miliar,” kata dia.

Gedung tersebut akan dibangun tiga lantai yang terdiri dari satu ruang sidang utama dan enam ruang sidang biasa. Gedung tersebut nantinya akan dilengkapi dengan landasan helikopter di atap gedung.

Ia mengatakan seluruh persidangan baik perdata, pidana, PHI akan dilaksanakan di gedung yang berada di Jalan Khatib Sulaiman tersebut. Sementara gedung pengadilan tipikor ini nantinya akan diserahkan kepada PTUN.

Baca Juga :  Ratusan Orang Berfoto di Masjid Raya Sumbar. Kenapa?

“Dengan segala fasilitas yang ada gedung ini akan jadi Pengadilan Klas I A percontohan,” kata dia. (*/upk)

Berani Komen Itu Baik

To Top