Sesar Aktif Mentawai Kembali Picu Gempabumi, Guncang Painan dan Padang

Penulis -

Rabu, 1 Agustus 2018 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Gempabumi kembali mengguncang Padang Dan Painan Rabu dini hari (01/8). Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi pada pukul 03:28:56 WIB dengan kekuatan 4,8 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 1.83 LS dan 100.40 BT, 55 Km Barat Daya Pesisir Selatan-Sumbar, pada kedalaman 16 km.

Menurut Plt. Kepala Stasiun Geofisika Klas I Padang Panjang Fajar Dwi Prasetyo dari laporan masyarakat, gempabumi dirasakan di daerah Painan dan Padang dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI). Pariaman, Solok dan Padang Panjang I SIG (II-III MMI).

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Terkait dengan peristiwa gempabumi Painan yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun belum terjadi aktivitas gempabumi susulan. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai dihimbau agar tidak terpancing isu karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,”katanya.

Ditinjau dari kedalaman hiposenter lanjutnya, gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif Mentawai. Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu penyesaran mendatar (strike slip fault).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Mekanisme sumber ini sesuai dan relevan dengan kondisi sesar Mentawai yang memiliki pergerakan mendatar di kedalaman 16 km di daerah tersebut,”tuturnya.

Ia melanjutkan, Sesar Mentawai merupakan sesar aktif yang berlokasi di laut sekitar kepulauan Mentawai berjarak sekitar 150 km dari pantai barat Sumatra yang memanjang dari pulau-pulau Mentawai dari Selatan hingga ke sekitar Utara Nias.

Historis gempabumi merusak yang pernah terjadi pada sesar aktif mentawai yang berdekatan pada lokasi tersebut yaitu gempabumi pada 2 Juni 2016 jam 05:56:02 dengan kekuatan M=6.5 Skala Richter.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kejadian tersebut sempat menimbulkan kerusakan ringan di Painan. Selain dirasakan di Painan dan sekitar Solok dan Muko-Muko juga dirasakan beberapa wilayah seperti Sikakap, Padang, Sipora, Pariaman, Agam, Batusangkar, Padang Panjang, 50 Kota, Pasaman Barat, Sijunjung, Sungai Penuh Kerinci, Pasaman dan Pekanbaru II-III MMI,” tutup Fajar Dwi Prasetyo. (rud/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB