Surat terbuka
Kepada yth
Bapak presiden RI
Perihal : pelayanan di Pelabuhan
Dengan hormat,
Pelabuhan sebagai urat nadi pembanganan didaerahnya, khusus di Pelabuhan Teluk Bayur, akhir2 ini sebagai pengguna jasa pelabuhan kami semakin terjepit karena ada beberapa pihak diantaranya Pelindo, Bea Cukai, Karantina kesehatan,tumbuh2an, Navigasi dll yg sebagai regulatornya adalah KSOP.
1. PT Pelindo sebagai penyedia fasilitas tapi Mereka ikut bermain dalam hal b/m
2. Kantor Bea dan Cukai berfungsi sebagai urusan Ekspor dan Import
Baru baru ini kami ada pemuatan PKE( cangkang sawit ) ekspor ke Jepang dengan kapal MV El Mar Victoria, izin dari B/C tgl. 1 s/d 7 Juli 2017 kebetulan dermaga penuh maka kapal dapat disandarkan tgl. 3 Juli 2017, rentang waktu tgl. 3-7 Juli 2017 curah hujan di Teluk Bayur sangat tinggi otomatis pemuatan kapal tdk dapat selesai pada tgl 7 tsb.
Pada tgl 8 pagi kita akan memperpanjang izin tsb namun sayang kepala B/C dan kepala P2nya keluar kota. Saat dihubungi melaui ponsel, kepala Bea Cukai dan P2 mangatakan hari Senin saja diurus, nah 2 hari Sabtu dan Minggu sama sekali tidak ada kegiatan. Hal ini kita dikenakan demurage lebih kurang US 7.500/hari belum lagi denda keterlambatan oleh Pelindo.
Bapak Presiden yth
Kalau di Pelabuhan kerja 24 jam tidak hari libur maupun malam, jadi akibat dari permasalahan tsb menimbulkan biaya tinggi di pelabuhan dan reputasi pelabuhan di Indonesia akan jelek dimata dunia sedangkan program bapak akan menjadikan tol laut serta meniadakan waktu tunggu di pelabuhan akan menjadi sia sia
Bapak Presiden yth
Kiranya bapak dapat menindaklanjuti hal tsb diatas karena kami sudah menghubungi Dirjend B/C baik melalui pesan wa maupun telpon tapi sayang belum direspon.
Demikian, atas perhatian bapak presiden kami ucapkan terima kasih.
Hormat saya
HM. Tauhid ( ketua Alfi Sumbar )
















