Semua Bisnis Terdampak Pandemi, Program Berkat Gojek Dinilai Jadi Solusi Terbaik Saat Ini

Penulis -

Kamis, 30 Juli 2020 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Prokabar — Pengamat Ekonomi Gunawan Benyamin ikut menanggapi aksi para mitra driver ojek online di Pekanbaru. Aksi yang menuntut penghapusan ‘program berkat’ dinilai egois oleh Gunawan.

“Jangan tunjukan ego seperti kalau saya yang mampu mencapai target atau bahkan lebih, tentunya berhak mendapatkan penghasilan yang besar,” kata Gunawan dilansir dari siaran pers, Kamis (30/7).

Menurut Gunawan, jika Gojek mengeluarkan kebijakan subsidi silang melalui program berkat, itu adalah upaya aplikator untuk memberikan orderan dan penghasilan yang merata agar semua mitra dapat bekerja. Sehingga semua mitra driver bisa makan dan menyambung hidup di saat pandemi Covid-19.

Hal yang berbeda akan terjadi jika tidak ada program berkat. Beberapa driver bisa saja tidak mampu menafkahi keluarganya karena tak mendapat penghasilan. Bicara ekonomi, kata Guawan, memang selalu identik berbicara tentang uang. Tetapi yang namanya hidup tidak melulu harus tentang uang.

“Saya paham mereka yang punya potensi, tentunya merasa dirugikan dengan kebijakan ini. Tetapi ingat kebijakan ini bentuk penyeragaman penghasilan. Tidak masalah pendapatan berkurang, yang penting semua punya penghasilan yang bisa dibawa pulang,” jelas Gunawan

Dalam kesempatan ini, Gunawan mengajak mitra driver Gojek untuk mendukung program berkat. Gojek telah memikirkan dengan baik apa yang bisa mereka berikan untuk kebaikan mitranya.

“Banyak masyarakat yang saat ini hanya mengandalkan bantuan untuk menyambung hidupnya. Dan biarkan Gojek melakukan dengan caranya sendiri untuk menyelamatkan mitranya. Begitu selesai masalah pandemi ini, dan demand kembali normal, lakukan bisnis seperti biasa. Di mana persaingan menjadi tolak ukur keberhasilan,” katanya.

*Semua Bisnis Tengah Alami Tekanan Serius Akibat Covid-19*
Masalah mendasar dalam bisnis apapun saat ini adalah turunnya demand (permintaan) terkait barang dan jasa akibat pandemi covid 19. Gunawan mengatakan semua lini bisnis saat ini tengah mengalami tekanan serius akibat pandemi yang membuat banyak usaha terpaksa meracik ulang strateginya, atau bagi yang tidak mampu bertahan terpaksa menutup usahanya.

Pandemi saat ini, lanjut Gunawan, bukan hanya menjadi ancaman resesi bagi banyak negara, tapi juga mengancam kebangkrutan sebuah usaha . Namun. Jika kondisi ini terus memburuk, Gunawan khawatir akan menjadi ancaman serius kemanusiaan.

“Nah apa yang dilakukan Gojek ini, adalah untuk meminimalisir dampak buruk pandemi terhadap ancaman krisis kemanusiaan tersebut,” jelasnya.

Disampaikan Gunawan, rentetan masalah dari pandemi memang seperti ini. Mulanya banyak yang harus kehilangan pekerjaan, akibat kehilangan pekerjaan tersebut, harus mengadu nasib di tempat lain.

“Nah itupun kalau berhasil, tetapi kalau tidak?. Mereka terpaksa akan meminta bantuan dari siapapun (termasuk pemerintah) untuk menyambung hidup. Dan bagaimana kalau itupun juga tidak berhasil?,” katanya.

“Ada ancaman sosial di situ, yang ujung-ujungnya hati seorang manusia sengaja dimatikan, dan melakukan apapun untuk menyambung hidupnya. Nah di level ini, jangan harap ada tatanan sosial masyarakat yang manusiawi. Dan jangan harap ada aktivitas ekonomi,” tutup Gunawan. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru