Selamat, Kawa Daun Terima Rekor MURI

Penulis -

Rabu, 28 November 2018 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Untuk kedua kalinya pemerintah Kabupaten Tanah Datar menerima piagam dari Museum Rekor Indonesia (MURI) diajang Festival Pesona Budaya Minangkabau.

Jika sebelumnya rekor tersebut diraih arakan jamba terbanyak, namun kali ini rekor MURI berasal minum kopi kawa daun terbanyak. Minum kopi kawa dengan menggunakan cangkir tempurung juga dinyatakan sebagai pemegang rekor dunia terbanyak versi MURI.

Piagam diserahkan langsung perwakilan MURI ke Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi di dalam Istano Basa Pagaruyung.

Bupati Tanah datar mengatakan, kawa daun adalah minuman spesifik dari kabupaten Tanah Datar. Minuman ini juga telah menjadi minuman tradisi anak nagari, baik pada saat panen padi, kenduri maupun dalam kegiatan lainnya.

“Jika piagam yang diterima hendaknya dapat membawa minuman kawa daun dikenal masyarakat luas dan kawa daun minuman khas Tanah Datar dan rasanya enak sekali,” ucap Irdinansyah.

Tidak menutup kemungkinan, pada kegiatan di tahun mendatang pemerintah Tanah Datar juga akan menampilkan berbagai kegiatan tradisional lainnya, untuk memecahkan rekor baru.

Pada festival Pesona Budaya MInangkabau 2018, pemerintah Tanah Datar menyediakan sebanyak 4000 kopi kawa daun yang langsung diseduh dengan menggunakan wadah tempurung oleh pengunjung pada pembukaan acara tersebut.

Dari pantauan prokabar.com, kopi kawa daun disediakan di sebuah tenda tempat makan bajamba seluruh tamu yang hadir. Usai pembukaan acara atau sebelum makan bajamba, seluruh tamu terlebih dahulu mencicipi minuman khas masyarakat Tanah Datar itu. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB