Selamat jalan Ayah, Sampai Jumpa di Medan Juang Berikutnya

Penulis -

Jumat, 29 Juni 2018 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Dari tukang becak, kuli bangunan, buruh kasar, pedagang asongan, kalangan akademisi, birokrasi, politisi, praktisi anti korupsi hingga wartawan, akrab dengannya.

Inilah Russirwan, Komisaris Polisi yang dicintai warga hingga anak buahnya. Russirwan, kini akan pindah tugas ke Ditreskrimsus Polda Sumbar, setelah hampir tiga tahun jadi Kapolsekta. “Selamat jalan Ayah, sampai jumpa di medan juang berikutnya,” pesan sejumlah wartawan.

Nama Russirwan, cukup populer di Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Maklum, 30 tahun jadi polisi, pria asli Padang Pasir, Kota Padang ini, banyak menjalani karir kedinasannya di Luak Nan Bungsu.

Semasa Ermi Widyatno (kini Brigjen Pol/ Kapolda Sulawesi Tengah,-red) menjadi Kapolres Payakumbuh, Russirwan yang berlatar belakang reserse, pernah bertugas sebagai Kepala Unit Regident Satlantas.

Beberapa lama di sana, Ayah, begitu panggilan akrabnya, pindah ke Dit Resnarkoba Polda Sumbar. Namun ini hanya sebentar, Russirwan kembali ke Payakimbuh dan menjadi Kapolsek Luhak.

Di tahun 2012-an, Russirwan dipercaya menjadi Kapolsek Harau. Dari Polsek Harau, Russirwan digeser menjadi Kasat Reskrim Polres 50 Kota. Sejumput program, sukses di tangan Russirwan kala itu. Terutama program polisi kemasyarakatan.

Di Polres 50 Kota, saat menjadi Kasatreskrim, Russirwan juga membangun palanta Satresktim. Palanta ini, kerap dipakai menjadi wadah pertemuan polisi dan masyarakat terutama menangani kasus kasus yang bisa dituntaskan dengan budaya kearifan lokal.

Dari Polres 50 Kota, Russirwan pindah lagi ke Payakumbuh dan menjabat sebagai Kasat Resnarkoba. Pemain naroba kelas kakap, dia gulung. Bahkan, sabu-sabu seberat 1 kilogram, pernah dia ungkap di Akabiluru. Belum lag, jaringan pengedar ganja dari Aceh yang total tangkapan sela kepempinannya, menembus 250 kilogram.

Beberapa lama di Polres, Russirwan dipromosi menjadi Kapolsekta Payakumbuh. Dia memimpin Kaniang Bukik 1. Wilayah hukummya, seluruh wilayah administratif Kota Payakumbuh. Russirwan berhasil membawa Bhabinkamtibmasnya, menjadi polisi teladan Sumbar.

“Ayah Russirwan, berhasil meningkatkan trust publik terhadap Polri. Saya kenal beliau,” kata Komisaris Semen Padang yang juga Pimred Singgalang, Khairul Jasmi.

Hal yang sama dikatakan perantau Situjuah Limo Nagari, saat polisi narkoba Payakumbuh di bawah pimpinan Russirwan, sukses memberangus pemain narkoba. “Ini perlu diapresiasi,” kata Irfan Fachrudin, Hakim Agung Mahkamah Agung RI, beberapa waktu lalu.

Pegiat anti korupsi Luak Limopuluah Okta Vider mengaku, cukup kenal dengan integritas Russirwan dalam menerapkan transparansi dan semangat anti korupsi.

Beberapa wartawan di Luak Limopuluah menyebut, Russirwan merupakan sosok polisi yang dekat dengan jurnalis. “Beliau berteman dengan hati, ayah bagi semua kalangan wartawan,” kata Dodi Sastra, wartawan senior di Luak Limopuluah dan wartawan muda Muhammad Bayu Vesky.

Kemarin, Kamis (28/6) malam, telegram Kapolda Sumbar melalui Karo SDM keluar. Mutasi bergulir di lingkungan Polda. Russirwan yang hampir 3 tahun menjabat sebagai Kapolsekta Payakumbuh, masuk ke dalam gerbong mutasi 150 perwira.

“Alhamdulillah, terimakasih atas dukungan seluruh elemen selama ini,” kata Kompol Russirwan, yang pindah tugas menjadi Kanit 1 Subdit 1 di Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Sumbar.

Posisi Russirwan, digantikan oleh Kompol Abdurrahman Surya Negara yang sebelumnya Kabag Sumda di Polres Kepulauan Mentawai. Russirwan, merupakan suami dari Linda Tata Novita, salah satu tokoh perempuan di Luak Limopuluah.

Adapun anak-anak Kompol Russirwan, yakni Seven Satria Wannda (lulusan IPDN dan kini ADC Wako Payakumbuh) dan Vegi Cantika Wannda (kini sekolah kedinasan di IPDN) yang nilainya, tertinggi untuk seluruh calon Praja utusan Sumbar pada 2017.

PEDULI KAUM PAPA
Kompol Russirwan, dikenal sebagai Polisi yang peduli kaum papa. Sejumlah anak jalanan, dia biayai dan sekolahkan. Termasuk tukang semir sepatu, juga menjadikan Russirwan “bapak angkat” untuk mengenyam pendidikan.

Selain itu, di Payakumbuh, Russirwan juga punya banyak anak angkat. “Tiap bulan, saya dikasih Ayah uang, untuk biaya sekolah, beli sepatu, beli buku” kata beberapa pedagang asongan dan tukang semir sepatu, kepada Prokabar. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK
Jelang Perhelatan, Heri Pemad Kenalkan Artjog di Jakarta
Intip Aksi Sosial Indah Kalalo, ‘Together for Bali’
Wanita Inspiratif! Fotografer Ve Dhanito Gelar Pameran Foto ‘Insight’ di Perpustakaan Nasional
Profil Singkat Angku Yus Dt Parpatih
Teguh Esha ‘Ali Topan Anak Jalanan’ Telah Tiada
Elum, Kafilah Asal Agam Bertabur Prestasi
Kisah Wanita Inspiratif dari Sungai Batang

Berita Terkait

Sabtu, 8 Maret 2025 - 13:25 WIB

Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK

Minggu, 21 April 2024 - 17:43 WIB

Jelang Perhelatan, Heri Pemad Kenalkan Artjog di Jakarta

Senin, 21 Maret 2022 - 11:44 WIB

Intip Aksi Sosial Indah Kalalo, ‘Together for Bali’

Minggu, 6 Maret 2022 - 10:32 WIB

Wanita Inspiratif! Fotografer Ve Dhanito Gelar Pameran Foto ‘Insight’ di Perpustakaan Nasional

Kamis, 27 Mei 2021 - 09:29 WIB

Profil Singkat Angku Yus Dt Parpatih

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB