Sekolah di Sumbar Masih Belum Bisa Gelar Belajar Tatap Muka

Penulis -

Senin, 16 Agustus 2021 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa  SMAN 1 Sungai Pua mengikuti reses Angota DPRD Sumatera Barat, Sabtu (14/8)

Siswa SMAN 1 Sungai Pua mengikuti reses Angota DPRD Sumatera Barat, Sabtu (14/8)

Prokabar.com, Agam – Sekolah di Sumatera Barat (Sumbar) belum bisa mengadakan proses belajar tatap muka secara efisien selama pandemi Covid-19.

Anggota DPRD Sumbar Rafdinal mengatakan proses belajar tatap muka yang efisien masih tergantung pada situasi dan kondisi.

Saat ini kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarat (PPKM) masih belum membolehkan belajar tatap muka.

Baca Juga :  Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat

Rafdinal sangat mengharapkan kebijakan PPKM segera berakhir dan situasi kembali normal.

Sebab proses belajar tatap muka seperti sebelumnya sangat menjanjikan ketimbang belajar daring.

Liga 1: Bek Muda Asal Lubuk Alung, Memburu Menit Bermain di Madura United

Agar proses belajar tatap muka ini kembali seperti sediakala, masyarakat harus taat pada Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca Juga :  Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain

“Kita berharap kebijakan PPKM ini segera berakhir dan kembali normal, tentu ini berkait dengan ketaatan pada prokes,” ungkap Rafdinal pada Prokabar.com, Senin (16/8).

Rafdinal melanjutkan, saat peluang belajar tatap muka sudah mendapatkan izin, maka sekolah harus maksimal mengejar ketertinggalan siswa.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

“Kalau sudah ada peluang, pihak sekolah harus kejar ketertinggalan siswa yang sedang belajar,” pinta Rafdinal.

Updat Minggu (15/8), kasus terkonfirmasi positif di Sumatera Barat mencapai 81.886 kasus.

Dari total kasus ini, sebanyak 11.447 orang masih dalam peratawan.

Sisanya meninggal sebanyak 1.794 orang dan sembuh 68.645 orang.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah
101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang
Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak
Sambut HUT ke-26, FKIKSP Salurkan Bantuan Rp10,23 Juta untuk Panti Asuhan Al Hurul Ain
BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah
Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat
KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Tak Lagi Sekadar Biji Kopi, Kopi Bantjah Kini Diolah Jadi Produk Bernilai Tambah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:32 WIB

101 Tukang di Bengkulu Selatan Ikuti Sertifikasi Kompetensi yang Digelar PT Semen Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Hujan Deras Picu Gangguan Pelayanan Air Minum, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Kota Padang Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BPBD Padang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kampung Apa Koto Tangah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Pemko Padang Terapkan Antrean Digital Solar Truk di Koto Lalang, Atasi Macet di SPBU Bandar Buat

Berita Terbaru