Olah Raga

Sejuta Pesona Keindahan Lareh Sago Halaban, Dalam Kejuaraan Rafting

Halaban, Prokabar — Komunitas Lareh Sago Halaban Sumatra Adventure selama Dua hari kedepan menggelar iven Kejuaraan terbuka Arung Jeram 2019. Jorong Air Baba, Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, menjadi tempat pilihan kejuaraan yang memicu adrenaline itu.

Banyaknya spot-spot destinasi disepanjang rute atau lintasan di sungai Jorong Air Baba itu, menjadi alasan kenapa lokasi ini menjadi pilihan diadakannya kejuaraan terbuka Arung Jeram tersebut. Kawasan Lareh Sago Halaban, dikenal sebagai surga yang tersembunyi di Kabupaten Limapuluh Kota.

Goa, air terjun tiga tingkat, karakteristik perbukitan yang menantang untuk dijelajah, serta jeram-jeram dengan tingkat grade yang bervariasi, sangat cocok untuk wisatawan minat khusus yang hobi berpetualang.

Ketua Pelaksana Kejuaraan terbuka Arung Jeram 2019 Yan Syafrizal menyebutkan, kalau kejuaraan ini dikemas dengan memaduka olah raga dengan wisata. Dalam artian Sport tourism. Kegiatan ini, sekaligus sebagai langkah awal memperkenalkan ke publik bahwa di kawasan Lareh Sago Halaban memiliki potensi yang luar biasa.

“Daerah ini daerah kaya, alamnya sangat bagus tapi belum dilirik. Kami pun mengemas sebagai destinasi sport tourism,” kata Yan Syafrizal, Selasa 10 Desember 2019.

Menurut Yan, melalui iven ini pihaknya juga ingin mengangkat perekonomian masyarakat di daerah itu. Jika kemudian kawasan ini banyak dikunjungi, tentu saja masyarakat setempat akan mendapatkan penghasilan yang lebih. Berjualan salah satunya.

Lebih lanjut Yan, peserta yang mengikuti Rafting Festival 2019, Lareh Sago Halaban Sumatra Adventure ini sangat antusias. Banyak peserta yang datang dari berbagai wilayah, seperti Sumut, Jawa dan beberapa daerah di dataran Sumatra seperti, Riau, Lampung, Jambi. Mereka, ingin menjajal kemampuan di lokasi kegiatan.

“Para peserta ramai yang datang bahkan Kang Abo datuknya arum jeram datang kemari. Para peserta yang datang pun, merasa aman dan nyaman, sebab Kang Abo senior arum jeram turut hadir dan sekaligus dipercaya chief direktur segala teknik dan persiapan. Kawasan ini agak berbeda, sebab sangat menantang, menguji andrenalin dan mental. Kita berharap ada kesan setelah kegiatan kita,” ujar Yan.

Kedepan, Yan berharap Rafting Festival Lareh Sago Halaban ini, dapat menjadi agenda tahunan. Selain, mengangkat potensi wisata dan ekonomi masyarakat nagari. Tentunya juga, memberi ruang bagi daerah untuk memiliki operator arum jeram yang handal.

“Dengan adanya operator arum jeram, tentu bersinergi dengan mengembangkan potensi ekonomi dan kesejahteraan rakyat, seperti para pelaku UMKM dan lainnya,” tutup Yan. (rud)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top