Tanah Datar, Prokabar – Pembunuhan sadis terhadap istri siri yang terjadi di Kecamatan Lima Kaum, Tanah Datar mengejutkan warga setempat. Warga mengaku, jika pelaku yang biasa berprofesi sebagai tukang ojek ini, sebelumnya tidak berada di rumah hampir satu minggu lamanya.
Sebelum terjadinya kasus pembunuhan tersebut, sekitar jam 12 malam pelaku datang dengan diatar oleh mobil jenis minibus warna hitam. Entah persoalan apa terjadi keributan dirumah pelaku dan korban.
“Si Jai diantar oleh mobil avanza, mungkin travel. Pelaku juga sudah satu minggu tidak ada di rumah, entah dari mana, kami tak tahu,” ucap Syafar warga sebelah rumah korban.
Syafar menambahkan, jika sebelum terjadinya aksi pembunuhan tersebut, pelaku dan anak tirinya sempat terlibat baku hantam, karena tidak menerima pelakuan kasar pelaku kepada ibu mereka. Pelaku juga hendak membakar rumah kontrakan istrinya tersebut dengan menyiramkan bensin ke dinding kayu rumah.

“Untung anak tirinya tidak ditusuk juga, karena sebelum membunuh anak korban, dua orang terlibat baku pukul di halaman rumah saya. Pelaku juga berniat membakar rumah, liat itu ada bekasnya.untung cepat dipadamkan, kalau tidak, berapa nyawa yang akan melayang,” ujarnya.
Warga juga mengaku tidak bisa berbuat banyak, karena pelaku mengayunkan ayunkan pisaunya kepada kami.
“Kami liat dia duduk sambil mengayunkan pisau. Tak mungkin kami dekati, bisa kami juga yang dibacok,” timpal salah seorang warga lainnya.
Sebelumnya, korban yang merupakan warga medan yang mengontrak rumah di jorong Balai Labuah Bawah ini tewas ditangan suami sirihnya sendiri setelah diminta untuk dinikahi secara resmi. Korban meregang nyawa, dengan luka menganga dibagi perut dan beberapa bagian tubuh lainnya.(eym)
















