Kriminal

Rendang Ala Bokir yang Ternyata Ganja, Dijual Hingga Gorontalo

Tanah Datar, Prokabar – Tertangkapnya RF alias bokir (35) seorang yang diduga pengedar ganja kering di Jorong Kawai Nagari Batu Bulek Kecamatan Lintau Buo Utara membuka fakta baru. Ganja yang dimiliki oleh tersangka tidak hanya diedarkan di wilayah hukum polres Tanah Datar saja, namun juga dikirim hingga Gorontalo.

Saat ditemui di Mapolres Tanah Datar, RF alias bokir mengaku jika ia telah dua kali melakukan pengiriman barang haram tersebut ke Gorontalo. Ganja kering yang dikirim merupakan pesanan seseorang.

” dua kali pak, satu berhasil, dan satu lagi gagal,” ujar RF singkat.

RF juga mengaku jika ia mengirimkan barang haram tersebut dengan menggunakan salah satu jasa ekspedisi atau pengiriman barang ternama dan memiliki kantor cabang di kota Payakumbuh. Untuk menghilangkan kecurigaan pihak ekspedisi, ganja yang telah dipacking tersebut dikatakan sebagai rendang.

“Agar tidak diketahui pihak ekpedisi saya bilang rendang pak, itu dikirim sebanyak 8 ons. Berhasil sekali,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Praja mengatakan jika tersangka RF alias bokir telah menjadi target operasi atau DPO Sat Res Narkoba Polres Tanah Datar. Dari barang bukti, petugas menemukan 10 paket ganja kering siap edar dan telah dibungkus serapi mungkin. Ganja kering ini ditemukan dari dalam lemari di rumah salah seorang tersangka lainnya berinisial EA.

“Ganja tersebut murni, tidak ada batang dan biji. Daun ganja semuanya. Kemudian dibungkus sedemikian mungkin yang selanjutnya siap untuk dikirim ke penerima, yang pengakuan tersangka berada di Gorontalo. Untuk satu paket ganja murni yang diedarkan oleh tersangka untuk satu onsnya dijual seharga satu juta rupiah,” ucap Kapolres.

Sebelumnya, Satres Narkoba Polres Tanah Datar mengamankan Tiga orang tersangka penyimpan dan pengedar narkotika jenis ganja, RF (35), ID (22), dan EA (50). Ketiganya diciduk di sebuah rumah pondok di Jorong Kawai Nagari Batu Bulek Kecamatan Lintau Buo Utara.

Kini, ketiga tersangka telah mendekam di sel tahanan mapolres Tanah Datar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ketiganya dinyatakan melanggar Undang Undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (eym)

Berani Komen Itu Baik

Tirto.ID
Loading...
To Top