Remaja Pasaman Terancam Rusak, Ini Sebabnya.

Penulis -

Minggu, 1 Juli 2018 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Dunia remaja di Pasaman terus mengkhawatirkan. Jika terus begini, bisa-bisa rusak generasi muda. Ini sebabnya.

Beberapa remaja di Pasaman tengah tercandu mabuk. Bukan dari minuman berakohol, tapi dari yang diracik. Mulai dari campuran tuak hingga obat batuk dan minuman bersoda yang dicampurkan.

Tidak heran, di sudut sepi Kota Lubuk Sikaping hingga beberapa daerah lain, bakal dijumpai sampah bekas obat batuk.

“Dimana ada kesempatan, terutama arealnya sepi, pasti banyak bungkusan obat batuk merk komix. Maunya mati dulu anak-anak itu, baru berhenti mabuk komix,” kata Rinal (43), salah seorang warga Lubuk Sikaping, Minggu (1/7).

Diakui Rinal, kelakuan para remaja ini, sudah meresahkan sekali kepada masyarakat. “Kami kesal bukan karena benci, tapi karen peduli. Tidak ada tindalan sedikitpun dari pemerintah atas kenakalan remaja yang satu ini,” kat Rinal.

Lokasi mabuk komix ini, kerap dilakukan para remaja yang masih duduk di bangku sekolah. SMP hingga SMA. “Pernah sekali mereka tertangkap basah oleh saya. Mereka cuek saja. Seperti tidak ada masalah atas tindakannya. Kalai tidak ada tindakan pemerintah, siap-siap Pasaman akan hancur di masa yang mendatang,” tutup Rinal. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB