Pasaman, Prokabar – Dunia remaja di Pasaman terus mengkhawatirkan. Jika terus begini, bisa-bisa rusak generasi muda. Ini sebabnya.
Beberapa remaja di Pasaman tengah tercandu mabuk. Bukan dari minuman berakohol, tapi dari yang diracik. Mulai dari campuran tuak hingga obat batuk dan minuman bersoda yang dicampurkan.
Tidak heran, di sudut sepi Kota Lubuk Sikaping hingga beberapa daerah lain, bakal dijumpai sampah bekas obat batuk.
“Dimana ada kesempatan, terutama arealnya sepi, pasti banyak bungkusan obat batuk merk komix. Maunya mati dulu anak-anak itu, baru berhenti mabuk komix,” kata Rinal (43), salah seorang warga Lubuk Sikaping, Minggu (1/7).
Diakui Rinal, kelakuan para remaja ini, sudah meresahkan sekali kepada masyarakat. “Kami kesal bukan karena benci, tapi karen peduli. Tidak ada tindalan sedikitpun dari pemerintah atas kenakalan remaja yang satu ini,” kat Rinal.
Lokasi mabuk komix ini, kerap dilakukan para remaja yang masih duduk di bangku sekolah. SMP hingga SMA. “Pernah sekali mereka tertangkap basah oleh saya. Mereka cuek saja. Seperti tidak ada masalah atas tindakannya. Kalai tidak ada tindakan pemerintah, siap-siap Pasaman akan hancur di masa yang mendatang,” tutup Rinal. (Ola)
















