Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

Puluhan Warga Dharmasraya Keracunan Makanan dan Dua Meninggal Dunia

Dibaca : 285

Dharmasraya, Prokabar – Sebanyak 45 dari 59 orang anggota pengajian (Wirid) mingguan di Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung, keracuan usai menyantap lontong sayur, Kamis (8/8) malam.

Korban merasakan pusing dan sakit perut. Perasaan tersebut dirasakan korban beberapa jam setelah menyantap lontong sayur, dan puncaknya terjadi, Sabtu (9/8) dini hari. Bahkan dua orang meninggal dunia setelah menjalani perawaran medis di RSUD Sungai Dareh, Dharmasraya, Minggu (10/8).

Peristiwa ini dibenarkan Walinagari Siguntur, Aswat,SE. Katanya, mereka diduga keracunan lontong sayur yang dikomsunsi saat acara penganjian tersebut.

“Para korban sudah dilarikan ke RSUD Sungai Dareh dan Puskesmas terdekat. Dua orang atas nama, Rahmina (52) dan Jati Aswarti (53) meninggal dunia di RSUD Sungai Dareh,” jelas Aswat, Minggu ( 10/8) .

Sementara itu, menurut pengakuan salah seorang korban, Alfa Edison menyebutkan, kegiatan pengajian tersebut dilaksanakan sekali dalam seminggu, tepatnya tiap kamis malam.

“Seperti biasa usai pengajian, kami menyantap hidangan. Alhamdulillah, saya bersama istri hanya mengalami sakit perut (mencret-red). Namun beberapa orang harus menjalani perawatan medis di RSUD Sungai Dareh dan Puskesmas terdekat. Bahkan dua orang meninggal dunia,” jelas Sekretaris Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung ini.

Lanjut Alfa Edison, malam Kamis (8/8) itu sedikitnya 59 orang mengikuti pengajian di salah satu rumah warga, tepatnya di Jorong Balai Janggo, Nagari Siguntur.

“45 orang keracunan, puncaknya terjadi Sabtu (10/8) dini hari. Kasus ini sudah ditangani Polsek Koto Agung, pihak TNI, dan petugas Dinas Kesehatan, Dharmasraya,” terangnya.

Kemudian tim medis RSUD Sungai Dareh, Dr. Lala menyebutkan, korban keracungan yang dirawat di RSUD setempat sebanyak 10 orang. 2 orang meninggal dunia, dan 3 orang sudah diperbolehkan pulang. Sementara 5 orang harus dirawat secara intensif.

“Mereka sudah ditangani tim medis,” pungkasnya.(*/mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top