Puluhan Guru Honorer Serbu DPRD Sijunjung, Ini Penyebabnya

Penulis -

Kamis, 20 September 2018 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sijunjung, Prokabar – Puluhan guru dan penjaga sekolah honorer kategori dua (K2) Kabupaten Sijunjung mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung, Kamis (20/9).

Kedatangan mereka guna memprotes penerimaan CPNS 2018 yang dinilai merugikan mereka.

Ketua Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2-I) Sijunjung, Mayono mengatakan dalam aksi ini, mereka memprotes soal Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 36 dan 37 tahun 2018, tentang kriteria penetapan kebutuhan PNS dan pelaksanaan seleksi CPNS 2018.

Dalam aksi, puluhan guru honorer tersebut menilai penerimaan CPNS tersebut merupakan sebuah polemik yang terjadi di berbagai daerah termasuk di Sijunjung. Polemik ini harus segera dituntaskan oleh pemerintah.

“Ada tiga tuntutan kami yakni menolak penerimaan CPNS jalur umum sebelum HK2I dan honorer dituntaskan, menuntut prioritas HK2 dan honorer jadi PNS 100 persen tanpa syarat batas umur, kemudian mengangkat HK2 dan honorer dituntaskan tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Yusdarti dihadapan massa aksi mengaku sudah pernah menyampaikan persoalan itu ke pemerintah pusat.

Saat penyampaian persoalan itu, ia juga mengaku bahwa pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan DPRD se Indonesia memperjuangkan nasib pegawai kontrak, honorer dan bukan hanya K2.

“Tanggal 25 September 2018 nanti akan ada rapat DPRD se Indonesia, disini aspirasi FHK2-I akan diadukan ke pusat melalui asosiasi,” ucap dia.

Wakil Ketua DPRD Sijunjung, Walbardi juga menyampaikan hal yang sama. “Harapan kami hendaknya bukan hanya sebatas aspirasi tapi hendaknya terwujud,” ujar dia.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Sijunjung, Ramler tidak menampik keluhan para guru honorer yang berharap diangkat jadi CPNS itu.

“Saat ini tercatat ada 370 guru honorer K2. Tapi yang bisa ikut seleksi CPNS hanya 22 orang yang memenuhi syarat berdasarkan umur. Untuk umur 18-35 tahun dan itu sudah ketentuan dari pusat,” kata Ramler.

Padahal kata dia, saat ini Kabupaten Sijunjung membutuhkan sebanyak 619 guru sekolah dasar (SD) berbagai mata pelajaran dan juga butuh sebanyak 205 guru sekolah menengah pertama (SMP).

“Itu kondisi per 1 Agustus 2018, dan kita sangat banyak membutuhkan guru,” terangnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluar dari Bayang-bayang Diego Maradona, Juara Piala Dunia 2022 Sempurnakan Karier Spektakuler Lionel Messi
Komunitas Art Patamuan Meriahkan Malam Takbiran Dengan Seni Pertunjukan
Menteri PANRB Minta CPNS Rekrutmen 2017 atau Sebelumnya, Yang Belum Diangkat Segera Diproses Jadi PNS
Validasi Hasil PPPK 317 Instansi Rampung
Penyesuian Gaji Pokok PNS Berlaku Juga Untuk CPNS
Mulai Jumat, Kemenag Lakukan Seleksi Administrasi Seleksi PPPK
Guru Honorer K2 Diprioritaskan Ikut Seleksi PPPK
Inilah Hasil Seleksi Pengadaan PPPK Untuk Dosen dan Tendik Kemenristekdikti

Berita Terkait

Senin, 19 Desember 2022 - 12:37 WIB

Keluar dari Bayang-bayang Diego Maradona, Juara Piala Dunia 2022 Sempurnakan Karier Spektakuler Lionel Messi

Minggu, 2 Juni 2019 - 20:39 WIB

Komunitas Art Patamuan Meriahkan Malam Takbiran Dengan Seni Pertunjukan

Jumat, 3 Mei 2019 - 13:31 WIB

Menteri PANRB Minta CPNS Rekrutmen 2017 atau Sebelumnya, Yang Belum Diangkat Segera Diproses Jadi PNS

Jumat, 5 April 2019 - 05:44 WIB

Validasi Hasil PPPK 317 Instansi Rampung

Selasa, 19 Maret 2019 - 06:11 WIB

Penyesuian Gaji Pokok PNS Berlaku Juga Untuk CPNS

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB