Puluhan Guru di Kota Bukittinggi Ikuti Bimtek Penguatan Karakter Anak Usia Dini

Penulis -

Minggu, 4 Desember 2022 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – Jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat melaksanakan Bimbingan Teknis kepada 55 orang guru dan pemerhati pendidikan Kota Bukittinggi, beberapa waktu lalu.

25 orang guru pendidik PAUD dan 30 orang pemerhati. Penguatan karakter anak usia dini menjadi tema dan topik pembahasan.

Suryanto Kabid Pembinaan SLB didampingi Delfian, Koordinator Kurikulum sekaligus panitia pelaksana mengatakan, kegiatan berlangsung di Grand Royal Denai Hotel Bukittinggi dari 28 November hingga 30 November 2022.

“Sebelum masuk kepada anak didik, orangtua dan guru terlebih dahulu harus memiliki karakter sesuai tata cara pola asuh yang idealnya. Salah satu upaya dari banyak gerakan atau kegiatan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat adalah melakukan bimbingan teknis penguatan karakter bagi guru Paud dan TK anak usia dini,” ungkap Suryanto didampingi Delfian selaku penanggungjawab kegiatan dari Disdik Provinsi Sumatera Barat, kepada Prokabar.com, Sabtu (3/12).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, Reido Deskumar selaku pemateri Pola Asuh anak tidak hanya tanggungjawab guru di sekolah. Orang tua dan keluarga juga sangat berperan utama.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Energi positif harus tercipta dari lingkungan rumah, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakatnya. Termasuk tata cara atau pola asuhnya,” terangnya.

Baca Juga : Pentingnya Penguatan Karakter Bagi Anak Usia Dini

“Anak-anak tidak boleh dibanding-bandingkan antara si kakak dengan si adik, antara si A dengan si B atau si pintar dengan si bodoh. Bahkan penggunaan kata atau kalimat perintah bersifat negatif harus dihindari, sehingga otak si anak akan terbangun energi positif sampai sikap dan prilaku positif,” terangnya.

“Di rumah anak-anak dididik kedua orang tua dibantu oleh nenek, kakek, kakak, etek atau tante maupun orang yang tinggal satu rumah dengan si anak. Di lingkungan masyarakat, anak di kontrol oleh keluarga besarnya, mamak atau paman, tokoh persukuan, ninik mamak, alim ulama, guru non formal, walijorong, tetangga, parik paga hingga semua tokoh yang ada di lingkungan tempat tinggal.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Di sekolah, anak menjadi tanggungjawab guru beserta kepala sekolah. Semoganya harus memiliki kemampuan pola didik dan asuh religius, berkarakter dan terbaik,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB