Produksi Udang 1.500 Ton Dijual Kemana?

Penulis -

Kamis, 10 Mei 2018 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parit Malintang, Prokabar — Sebanyak 1.500 ton udang vaname diproduksi di Padang Pariaman sepanjang 2017. Dijual kemana?

Udang tersebut dijual di Sumatera Tengah dan daerah lain dengan prediksi harga Rp135 juta.

“Jumlah produksi tersebut akan bertambah seiring bertambahnya pembudi daya udang vaname di Padang Pariaman,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman, Zainil di Parit Malintang, Kamis.
Peternak udang menyewa lahan dalam waktu tertentu. “Memang modalnya besar tapi kita harus memanfaatkan potensi daerah kita,” katanya.

Semantara itu, salah seorang pembudi daya udang vaname di Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Firdaus mengatakan ia mulai budidaya udang semenjak pertengehan 2017 dengan luas lahan sekitar satu hektare.

“Bibitnya dapat diperoleh dari berbagai daerah di antaranya Medan, Aceh, Bali, dan Lampung yang dibeli dengan harga Rp62 rupiah per ekor,” kata dia.

Pemasaran udang tersebut yaitu mulai dari Medan, Bali, Lampung dan pasar lokal dengan harga jual mulai dari Rp35 ribu sampai Rp79 ribu per kilogram tergantung dari ukuran udang.

“Namun akhir-akhir ini cuaca tidak menentu sehingga mempengaruhi panen. Jadi hanya sekitar 70 persen dari bibit yang dapat dipanen,” ujar dia. (*/cpp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB