Dian menambahkan, berdasarkan hasil survey independent yang dilakukan oleh salah satu lembaga survey terpercaya di industri telekomunikasi, pada periode Juli 2022 lalu, XL Axiata menempati peringkat pertama untuk kategori kecepatan mengunduh (download speed) dan pengalaman akses video (streaming video).
Hingga akhir Juni 2022, XL Axiata total memiliki lebih dari 144 ribu BTS, dengan jumlah BTS 4G meningkat signifikan mencapai 88.447.
Jumlah ini meningkat 39% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (YoY).
Trafik XL Axiata selama semester pertama 2022 juga terus meningkat.
Tercatat, trafik meningkat sebesar 30% (YoY) menjadi 3.840 Petabyte di akhir Juni 2022.
Sementara itu, jika dibandingkan kuartal sebelumnya, trafik meningkat pesat sebesar 7%.
Hal ini juga selaras dengan meningkatnya pengalaman pelanggan yang lebih baik, karena adanya peningkatan User Throughput dan perbaikan Latency selama kuartal pertama tahun ini.
Baca Juga : XL Axiata Terus Perkuat Jaringan 4G di Jambi dan Sumut
Kenaikan trafik yang signifikan tersebut turut mendorong kenaikan pendapatan dari layanan data dan layanan digital.
Tercatat, di semester pertama 2022 ini XL Axiata berhasil meraih pendapatan data dan layanan digital sebesar Rp 12,87 triliun, naik 9% YoY.
Sementara itu, total jumlah pelanggan XL Axiata meningkat menjadi 57,23 juta, dengan jumlah pelanggan layanan prabayar sebanyak 55,8 juta.
Pelanggan 4G mencapai 90,9%, meningkat 6% YoY. ARPU campuran tercatat sebesar Rp 39 ribu, meningkat dari Rp 36 ribu di kuartal sebelumnya.
Hal ini menunjukkan kemampuan XL Axiata menjaga perkembangan pelanggan yang sehat.
Posisi keuangan XL Axiata cukup sehat dengan mampu menjaga posisi neraca tetap terkendali pasca akuisisi saham Linknet.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















