Pergi Berburu, Malah Dikejar Babi, Akhirnya Tewas di Sungai

Penulis -

Minggu, 29 Desember 2019 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Aro, Prokabar – Seorang warga di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Ir (35) hanyut di Batang Liki Nagari Lubuk Gadang saat berburu babi hutan bersama rekannya, Minggu.

Kalaksa BPBD Richi Amran di Padang Aro, mengatakan, korban Ir berburu babi di sekitar area pasar baru Padang Aro tepatnya dekat titian kawek bersama rekannya dan korban dikejar babi sehingga tergelincir masuk sungai dan terbawa arus deras.

“Korban ditemukan warga di Lubuk Alau tepatnya di belakang SMA Negeri 3 Solok Selatan dalam kondisi meninggal dunia”, katanya.

Dia menyebutkan, setelah ditemukan korban dibawa ke Puskesmas Lubuk Gadang dan telah di visum dan setelah itu dibawa ke kediaman korban di Jorong Pinang Awan Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo.

Camat Pauah Duo Bujang Basri membenarkan seorang warganya hanyut di Lubuk Gadang Saat berburu babi hutan Minggu pagi dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Selain itu katanya, juga ada satu orang lagi yaitu Rusdianto (45) yang belum kembali kerumahnya semenjak Sabtu malam.

“Rusdianto pergi memancing pada Sabtu selesai magrib dan sampai paginya belum pulang sehingga dilakukan pencarian oleh warga beserta pemerintah setempat,” ujarnya.

Dia mengatakan, masyarakat sudah menelusuri Batang Pulakek yang diduga Rusdianto hanyut tetapi hingga sore belum juga ditemukan.

Selain itu katanya, ada juga dugaan Rusdianto tersesat didalam hutan tetapi sekarang pencarian difokuskan di aliran sungai.

Menurut keterangan kakak dari Rusdianto atau Buyung yaitu Arfa Joni korban sekitar pukul 19.00 wib pergi memancing ke arah ampalu tetapi istrinya Desma Yenti (40) melarangnya.

Saat pergi memancing sepeda motor Rusdianto di pakir sebelah rumah Peri dengan stang terkunci.

“Pada Sabtu malam kata warga sekitar air batang pulakek besar,” ujarnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB