Pendaki yang Jatuh di Gunung Marapi Sudah Dievakuasi

Penulis -

Senin, 10 Februari 2020 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotobaru, Prokabar – Korban Rehan Fadilla (17 tahun) bersama tim evakuasi yang dipimpin Basarnas 50 Kota dibantu PMI Bukittinggi, BRT, Ranger Pos Pendakian Koto Baru sudah berada di bawah ketinggian 2.000 Mdpl.

Hal ini disampaikan Komandan Pos SAR 50 Kota Robi Saputra via telepon genggam, Minggu (9/2) sekitar pukul 22.00 WIB.

Robi Saputra didampingi Unit Siaga Komunikasi Basarnas 50 Kota Jefri Hunter mengatakan rombongan survivor sudah berada di bawah ketinggian 2.000 Mdpl.

Korban saat dibawa menggunakan basket stretcher atau tandu keranjang yang disiapkan untuk evakuasi di medan sulit dan keras.

“Rombongan survivor bersama korban telah dalam perjalanan menuju pesanggerahan untuk bergabung dengan Pos SAR gabungan di dekat pos pelaporan atau tower TVRI,” kata Robi.

Ia menjelaskan bahwa menjelang gelap Tim SAR 50 telah memasuki rimba belantara dan bertemu dengan survivor.

Selanjutnya juga telah dilakukan pemeriksaan fisik dan persiapan survivor utk dievakuasi ke posko SAR gabungan yg berada di Pos Lapor yang berada di kaki Gunung Marapi.

“Perkiraan kita rombongan akan sampai tengah malam jika cuaca dan penerangan mendukung. Kemungkinan survivor sampai di posko SAR gabungan sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Sebab kondisi medan yang cukup sulit, di mana celah sempit dan licin menjadi kendala tim survivor yang membawa korban,” ujarnya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa korban bernama Rehan Fadilla yang berusia 17 tahun diperkirakan jatuh sekitar pukul 10.00 WIB dan terluka di bagian kepala serta kaki yang mengakibatkan tidak sanggup berjalan.

Pendaki ini berasal dari Kota Padang bersama temannya Arif Pratama yang jatuh saat akan turun dari Tugu Abel.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB