Padang, Prokabar – Memberi kemudahan warga bersekolah di tingkat SD dan SMP menjadi fokus pengembangan dan pembangunan Padang ke depan.
Hal itu dikatakan Walikota Padang Mahyeldi, Santu (30/6) terkait penerimaan peaerta didik baru (PPDB) yang sedang berlangsung di Padang.
“Kami tengah menyiapkan peraturan walikota agar warga dapat gratis bersekolah di SD atau SMP, ini sebagai salah satu langkah ke arah pembangunan tersebut,” ujarnya.
Dia menjelaskan perwako tersebut mengarahkan anak usia sekolah wajib menempuh pendidikan formal.
Dalam perwako itu juga akan ditegaskan bahwa biaya untuk sekolah di tingkat SD dan SMP digratiskan sehingga tidak ada lagi alasan warga yang tidak bersekolah pada usia tersebut.
Untuk mendukung perwako tersebut pihaknya akan melakukan pengawasan hingga RT dan RW untuk memantau bila ada anak usia sekolah yang tidak menempuh pendidikan.
Bahkan bila dengan sengaja tidak bersekolah terlebih dibiarkan berkeliaran di jalan, pemko akan beri sanksi tegas kepada keluarganya.
Di samping menyiapkan perwako pihaknya juga akan menambah sarana atau kelas dari sekolah.
Bila diperhatikan kata dia masih ada sekolah yang menggelar dua shift atau lebih, ke depan akan dijadikan satu shift untuk memberikan waktu yang efektif kepada anak belajar dan bermain.
Dalam hal ini tahun ini dan seterusnya pemko telah menganggarkan dana untuk renovasi dan pembangunan gedung sekolah secara strategis.
Hal ini sejalan dengan upaya Padang menjadi salah satu kota pendidikan di Indonesia. (*/mbb)
















