Lubukbasung, Prokabar.com – Pemerintahan Kabupaten Agam bergerak cepat merespon terjadinya puluhan siswa dan orang tua keracunan dugaan dari Nasi Goreng MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BUMNag Bersama Lubuk Basung, melalui naungan Yayasan Peduli Karakter Anak Bangsa (YPKAB), Rabu (1/10).
Bupati Agam, Beni Warlis bersama Kapolres Agam, AKBP Muari, Kasdim Kodim 0408 Agam dan jajaran menggelar rapat gabungan penanganan cepat peristiwa tersebut.
Bupati Agam dan jajaran memastikan, seluruh pasien akan mendapatkan perawatan sampai tuntas. Tidak ada yang kita biarkan pulang sebelum betul-betul sembuh. Semua pasien dirawat sampai selesai, dan kita pastikan penanganannya maksimal.
Selain fokus pada penanganan medis, Pemda Agam, khususnya Dinas Kesehatan melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui sumber keracunan.
“Kita akan periksa dapurnya, mulai dari sumber air bersih, bahan baku, alat-alat dapur, hingga personel yang mengelola makanan,” ucap Hendri, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Rabu malam (1/10).
Menurutnya, ruangan untuk pasien keracunan di RSUD Lubuk Basung tersedia cukup, sehingga tidak ada kendala dalam pelayanan.
“Ruangan kita cukup. Semua pasien bisa tertampung dan dilayani dengan baik,” katanya. (rud)
















