Pembatalan Drawing Piala Dunia U-20 Awal Bencana Sepakbola Indonesia; Jangan Main-main dengan FIFA!

Penulis -

Senin, 27 Maret 2023 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, prokabar  – Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni menilai pembatalan drawing Piala Dunia U-20 yang dijadwalkan di Bali, 31 Maret, berpotensi memunculkan sanksi lebih berat yang akan didapat Indonesia dibanding saat terkena hukuman suspended pada 2016 silam.

Jika saat itu FIFA membekukan keanggotaan PSSI gara-gara intervensi pemerintah RI, tapi kali ini akan lebih berat dan pelik karena berkaitan dengan Piala Dunia U-20.

“Pembatalan drawing merupakan awal. Jika kita sampai gagal melaksanakan event FIFA tersebut, Indonesia dianggap menodai kepercayaan yang diberikan FIFA. Otoritas tertinggi sepak bola internasional tersebut dirugikan secara material dan immaterial, karena pelaksaan event mereka kacau balau,” ujar sosok yang akrab disapa Bung Kus di Jakarta, Ahad (26/3/2023), menanggapi pernyataan resmi PSSI tentang pembatalan drawing yang dikeluarkan hari ini.

Penolakan Terhadap Timnas Israel Jadi Alasan FIFA Batalkan Drawing Piala Dunia U-20 PSSI Kalkulasi Dampak Buruk Pembatalan Drawing Piala Dunia U-20 FIFA di Bali FIFA Batalkan Drawing Piala Dunia U-20

Jika terkena sanksi, dunia sepakbola Tanah Air bakal terdampak. Para pemain terbaik negeri ini kehilangan kesempatan bersaing di pentas internasional. Pada periode 2015-2016 Indonesia pernah merasakan pahitnya sanksi dari FIFA, dikucilkan dari pentas internasional. Gara-gara dilarang berkiprah di ajang resmi, ranking Indonesia melorot drastis.

Alhasil Indonesia kesulitan mendapatkan lawan uji coba yang tangguh karena tim-tim berperingkat atas lazimnya enggan melakoni laga FIFA Matchday dengan tim berperingkat bawah. Dampaknya kepada prestasi timnas kita yang sulit berprestasi karena kesulitan mendapatkan lawan kuat.

Di level domestik pun kompetisi kian sulit mendapatkan sponsor kakap. Perusahaan kakap berpikir ulang mau berinvestasi ke klub maupun PSSI. Ujungnya jika kondisi makin parah, pelaksanaan kompetisi akan tersendat karena masalah dana.

“Jangan sampai hal itu terjadi. Mimpi buruk buat sepak bola kita. Jangan bermain-main dengan kesepakatan yang sudah dibuat dengan FIFA,” tutur Kusnaeni.(*)

Sumber: republika

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru