Pedagang Kelok 9 Diintai Maut, Dir Lantas: Jika Kejadian, Tragis dari Tanjakan Emen!

Penulis -

Kamis, 5 April 2018 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar – Siapa yang tak kenal dengan Tanjakan Emen, di Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Maret lalu, tanjakan yang dikenal mistis dan menyebar maut ini, kembali menggemparkan publik, setelah 27 orang penumpang bus dinyatakan tewas dan belasan lain luka-luka dalam insiden kecelakaan sebuah bus.

Namun begitu, siapa sangka, jika kawasan Fly Over Kelok Sembilan, di ruas jalan Sumbar-Riau, tepatnya di kampung Hulu Aia, Harau, Limapuluh Kota, Sumbar, ternyata lebih fatalitas dari Tikungan Emen.

“Jika kejadian (kecelakaan lalu lintas,-red), maka lebih fatalitas dari Tikungan Emen,” kata Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar, Komisaris Besar Polisi Singgamata, kepada wartawan dari Payakumbuh, Kamis (5/4/2018) sore.

Dir Lantas menyebut, dari analisa dan evaluasi serta kajian tekhnis yang dilakukan Kepolisian, maka dapat disimpulkan, kondisi ruas jalan di Kelok Sembilan sejatinya harus bebas dari hambatan apapun.

Tidak terkecuali, pedagang yang sudah menahun berjualan. “Kalau ada kecelakaan, kami tidak bisa membayangkan, akan berapa jatuh korban,” cemas alumnus Akpol 1995, yang dikenal sukses mempengaruhi pengambil kebijakan, dalam menghentikan kemacetan akut tahunan di Pasar Koto Baru, ruas Bukittinggi-Padangpanjang itu.

Sebelum jatuh korban, kata mantan ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono Itu, maka perlu dilakukan relokasi terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Kelok Sembilan.

Apalagi, setiap sore hingga malam hari, kawasan Kelok Sembilan ramai oleh pengunjung yang berswafoto. “Ini sangat mencemaskan, sebab soal kemanusiaan, soal keselamatan manusia di jalan raya,” bebernya.

Dia berharap, dalam waktu dekat, Pemkab, Pemprov serta instansi terkait, bersama sama dengan Polri, mencari jalan keluar relokasi pedagang di fly over Kelok Sembilan. “Kita tidak ingin, akan jatuh korban di Kelok Sembilan. Ini perlu diselesaikan secara komprehensif,” jelas Kombes Pol Singgamata.(VBM)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB