Simpang Empat, Prokabar – Pedagang daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pasaman Barat, Sumnar mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat saat ini.
“Benar, terjadi penurunan daya beli masyarakat sekitar 50 persen sejak dua minggu terakhir. Kemungkinan akibat banyaknya warga melakukan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1439 Hijriah,” kata salah seorang pedagang daging di Pasar Simpang Empat, Asnan (40), Jumat (24/8).
Ia memprediksi kondisi itu akan terjadi sampai dua minggu kedepan atau setelah berakhir masa kurban Idul Adha.
Menurunya daya beli masyarakat ini dinilai wajar karena terjadinya momen Idul Adha.
Meski demikian pedagang mengaku tidak menurunkan harga jual daging sapi atau kerbau yakni berkisar Rp100.000 sampai Rp120.000 perkilogramnya.
“Kita harus bersabar karena saat ini masyarakat sedang berkurban dalam rangka Idul Adha. Mudah-mudahan kedepannya daya beli masyarakat kembali meningkat,” harapnya.
Ia mengaku tetap membuka warungnya meskipun daya beli masyarakat menurun. Namun bagi kebutuhan untuk rumah makan tidak ada masalah.
Pedagang lainnya, Asmi membenarkan terjadi penurunan daya beli masyarakat terhadap daginh sapi atau kerbau.
Pihaknya saat in untuk memenuhi kebutuhan sapi masih membeli dari peternak lokal.
“Stok dari peternak sapi lokal masih sanggup memenuhi kebutuhan pedagang harian dan musiman di Pasaman Barat,” katanya. (*/mbb)
















