Painan, Prokabar – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Langkisau, Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan), meminta penerima sambungan air gratis Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menjaga dan manfaatkan sarana yang diterima dengan baik.
Direktur PDAM Tirta Langkisau Pessel, Herman Budiarto mengungkapkan, setidiknya pada tahun 2022 ini, pihaknya telah tuntas merealisasikan sebanyak 344 sambungan rumah MBR kepada masyarakat
Ia mengatakan, program MBR tersebut merupakan program hibah bantuan pemerintah pusat, sebagai target pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
Ia mengharapkan, dengan terealisasinya program itu, masyarakat penerima dapat menjaga sarananya dengan baik, dan segera menghubungi PDAM untuk memperbaiki jika ada kerusakan, karena servis meteran tidak dikenakan biaya.
Selain menjaga sarana, Budiarto juga mengharapkan, masyarakat penerima juga taat dalam membayar air, dan memenggunakan air seperlunya. Hemat menggunakan air hemat pembayaran dan menyelamatkan sumber daya air yang terbatas.
“Bayarlah rekening airnya tepat waktu, karena PDAM juga butuh biaya untuk pemeliharaan, sehingga kualitas air yang didapat pelanggan memuaskan, dan gunakan air seperlunya.
Karena bijak memakai air menghemat pembayaran dan ikut menyelamatkan sumber daya air yang sekarang sudah terbatas,” terangnya.
Ia berharap, masyarakat bisa ikut andil dalam menyosialisakan pemakaian air PDAM, karena berlangganan dengan PDAM jauh lebih hemat dari energi lainnya.
“Ajak keluarga, teman dan tetangga untuk berlangganan PDAM, karena lebih hemat dan murah dibandingkan memakai sumur bor,” ujarnya.
Baca Juga : Menteri PUPR Berikan Penghargaan kepada PDAM Tirta Langkisau Pessel
Sementara, PPTK Program MBR PDAM Pessel, Riyan Afandi mengatakan, program MBR tahun ini sebanyak 344 sambubungan dan tersebar di tujuh unit wilayah.
Tujuh unit itu, antara lainnya Unit Pasar Baru Kecamatan Bayang sebanyak 54 sambungan. Unit Painan 114 sambungan dan Batangkapas 41 sambungan.
Unit Surantih, Kacamatan Sutera sebanyak 58 sambungan, Kambang Kecamatan, Lengayang 56 sambungan, Balaiselasa, Kacamatan Ranah Pesisir 8 sambungan dan Indrapura 13 sambungan.
“Jadi totalnya, untuk pemasangan SR (sambungan rumah) MBR tahun 2022, sebanyak 344 SR,” terangnya.
Ia mengatakan, 344 titik program MBR yang terealisasi tahun ini sesuai dengan hasil pemeriksaan tim surveyor PDAM.
“Kami menyiapkan 500 SR untuk tahun ini. Tapi setelah diperiksa pra baseline oleh tim surveyor PDAM, yang masuk dalam persyaratan hibah hanya 344 SR. Jadi 344 SR yang kita pasang,” ujarnya.
Ia mengatakan, dalam pelaksanaan program MBR tahun ini, sedikitnya menelan anggaran dari hibah pemerintah pusat senilai Rp1 miliar lebih. Anggaran tersebut direalisasi dalam bentuk fisik pemasangan gratis sambungan air sebanyak 344 SR.
“Untuk persyaratan, diantaranya pemakaian listriknya di bawah 1300, dan bukan merupakan fasilitas umum atau sosial,” ungkapnya. (min)
















