Pasca Kebakaran, Pedagang Berebut Tempat di Pasar Lubuak Aluang

Penulis -

Selasa, 16 Juli 2019 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuak Aluang, Prokabar – Para pedagang berebut tempat untuk berdagang, pasca kebakaran pasar Lubuak Aluang, beberapa waktu lalu. Lapak kaki lima menjadi alternatif sementara bagi mereka.

Sementara itu, perihal kebijakan dari pihak pengelola pasar terkait solusi penempatan tempat berjualan belum ada titik terang atau sama sekali belum diterima pedagang.

Di Pasar Lubuak Aluang, tampak ramai oleh pembeli dan pedagang. Sedangkan di bagian kios-kios pasar masih tampak garis polisi.

Salah satu pedagang keripik yang kiosnya terbakar, Erni (50) mengatakan, dia terpaksa mendirikan lapak kaki lima untuk berdagang.

“Terpaksa seperti ini, kalau tidak mana bisa berjualan. Kami terpaksa berebut tempat. Kata pengelola pasar ini, cari aja tempat,” kata Erni.

Dikatakannya juga, dia mengetahui pihak pemerintah sudah menyalurkan dana untuk pasar yang terbakar. Namun dia tidak mengerti terkait penyaluran dana tersebut. “Tidak tahu juga, apakah untuk kami atau tidak,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, tidak semua pedagang yang kios terbakar mendapatkan tempat untuk membuka lapak kaki lima.

Roni (36) salah satu pedagang yang tidak berdagang karena tidak mendapatkan tempat untuk berdagang menuturkan, Dia kepasar untuk mencari tempat berdagang, namun tidak mendapat bagian posisi lapak.

“Saya berdagang kain, ya ginilah tidak mendapat tempat, terpaksa tidak jualan, ” kata Roni.

Dikatakannya juga, hingga saat ini belum ada kepastian nasib dagangan mereka.

“Hingga saat ini belum ada kebijakan dari pihak terkait. Material pasar masih bertumpukan. Kami disilahkan pandai-pandai saja mencari tempat, ” jelas Roni.

Sembari itu, Roni dan para pedagang lain berharap pihak terkait secepatnya memberi solusi.

“Kami tau pasar ini bukan tanggung jawab pemerintah. Kendatipun demikian, pihak swasta terkait pengelola pasar juga tidak berikan kejelasan,”sebutnya.

Harapan kami, kata Roni lagi, pihak terkait bersihkan saja material pasar yang terbakar itu. Biar mereka bisa dirikan tenda.

“Masalah sekarang adalah tempat. Kami terpaksa tergusur karena pedagang kaki lima sebelumnya sudah memenuhi pasar juga, ” kata Roni.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB