Padahal Daerah Penghasil Batik, Malah Puji Tenun Pandai Sikek, Kok Bisa?

Penulis -

Jumat, 23 November 2018 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 17 isteri bupati dan walikota yang tergabung dalam Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah kunjungi kerajinan tenun songket Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin menyebutkan kunjungan dalam rangka peningkatan kelembagaan Dekranasda Provinsi Jawa Tengah ke Provinsi Sumatera Barat.

Nawal Arafah Yasin juga mengatakan Provinsi Jawa Tengah juga memiliki kerajinan unggulan seperti Batik Pekalongan, Solo dan Banyumas. Di Jawa Tengah juga terdapat 10 kabupaten dan kota yang memiliki industri tenun dengan 766 unit usaha dan menyerap tenaga kerja sebanyak 14.751 orang. Sementara untuk batik hampir merata di 35 kabupaten/kota dengan 1.611 unit usaha dan tenaga kerja 11.336 orang

“Diantara batik ini tentunya juga memiliki filosofi tersendiri, pola batik pun berbeda, seperti batik yang saya pakai saat ini menggunakan pola Banyumas, “ucapnya.

Menurut Nawal Arafah Yasin tenun Minang sudah sangat terkenal, terutama songket Pandai Sikek yang luar biasa, mulai dari corak, motif dan kerapian.

“Pengerjaan yang masih tradisional, asli buatan tangan, harga juga terjangkau, untuk itu kunjungan ini juga sebagai bentuk sharing berbagi ilmu dan informasi bagaimana tenun songket pandai sikek bisa eksis dan juga adanya kaderisasi sehingga tenun songket ada sepanjang masa,” pungkasnya.

Sementara itu, Emi Irdinansyah Tarmizi menyebutkan jika tenunan Pandai Sikek, diwariskan secara turun temurun dari leluhur.

“untuk bisa menenun, pelajar kelas 4 SD sudah diajarkan oleh orang tuanya, dan sudah bisa membuat selendang,” katanya.

Selain mengenalkan tenun, Emi Irdinansyah Tarmizi juga menyampaikan potensi wisata yang dimiliki Tanah Datar pada rombongan.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB