Nelayan Pessel Hilang, Pencarian Diperluas Hingga ke Mentawai dan Muko-Muko

Penulis -

Senin, 3 Februari 2020 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Pencarian 11 orang nelayan yang hilang setelah dihantam gelombang dan badai di Perairan Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, diperluas hingga ke Mentawai dan Muko-Muko Provinsi Bengkulu.

Peristiwa hilang 11 nelayan tersebut terhitung sudah enam hari sejak pada Rabu 29 Januari 2020, pukul 08.00 WIB.

Tim gabungan ini meliputi dari Tim SAR Mentawai, Pol Airud Mentawai, Pol Airud Pessel, SAR Muko-Muko dan SAR Kota Padang.

Kasi Kedarutan dan Bencana, BPBD Pessel, Asnul mengatakan, pihaknya bersama Tim gabungan terus melakukan pencarian 11 nelayan asal Air Haji, hilang setelah dihantam gelombang dan badai yang cukup deras itu.

Sayangnya, hingga kini pihaknya belum berhasil menemukan 11 nelayan ini. Dan besok pencarian terpaksa dihentikan, karena petunjuk Standar Operasional.

“Tim kami bersama instansi terkait telah melakukan pencarian sejak hari Rabu (29/1). Hingg kini pencarian diperluas Hingg ke Mentawai dan Muko-Muko,” ujarnya para wartawan Senin (3/2).

Sebelumnya, tim gabungan juga melakukan pencarian menggunakan satu unit helikopter BNPB, namun, juga belum kunjung ditemukan.

“Kami terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk membantu pencarian ini, mudah-mudahan, sanak saudara kita segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB