Migrasi Televisi Analaog ke Digital, Ini Penjelasan Kementerian Komunikasi dan Informatika

Penulis -

Sabtu, 26 Februari 2022 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Sejak 2007, rencana migrasi televisi (TV) analog ke digital sudah dicanangkan pemerintah. Namun dari sisi regulasinya masih terkendala.

Pentingnya migrasi TV analog ke digital yaitu menghemat penggunaan frekuensi radio. Hasilnya (penghematan) yaitu untuk peningkatan kualitas internet dan informasi kebencanaan.

Dimulai dari perbatasan dan bukan dari kota-kota besar untuk menghindari interferensi dengan siaran TV dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina. Selain itu, siaran TV digital akan menghasilkan gambar siaran yang lebih bersih, suara yang lebih jernih, dengan teknologi yang semakin canggih.

Berdasarkan kebijakan inilah, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan kegiatan webinar dengan tema Siaran Bersih, Jernih, Canggih dari Perbatasan.

Hadir sebagai nara sumber, Prof. Henri Subiakto, Staf Ahli Menkominfo Bidang Hukum, Hardly Stefano Fenelon Pariela, S.E., M.KP, Komisioner Bidang Kelembagaan KPI Pusat, dan Bambang Santoso, Ketua Umum ATVLI (Asosiasi Televisi Lokal Indonesia).

“Digitalisasi bukan hanya untuk kepentingan penyiaran saja, bukan untuk kepentingan pemerintah, tetapi untuk Indonesia, untuk kita semua,” jelas Prof Henri Subiakto.

“Saluran digital ini akan ada penataan frekuensi sehingga akan menguntungkan semua pihak. Salah satu manfaat dari penghentian siaran TV Analog bagi wilayah perbatasan adalah menghindari interferensi spektrum frekuensi radio dengan negara-negara tetangga. Dengan digitalisasi, penggunaan spektrum frekuensi radio di daerah perbatasan negara dapat lebih harmonis dan tidak saling mengganggu,” tambahnya lagi.

Komisioner Bidang Kelembagaan KPI Pusat, Hardly Stefano mengingatkan bahwa banyaknya pilihan saluran televisi melalui modulasi digital, harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas masyarakat dalam literasi media. Penonton yang cerdas akan mendorong hadirnya tontonan yang berkualitas, demikian pula sebaliknya.

Sementara Bambang Santoso memberi masukan kepada pemerintah untuk melakukan implementasi secara lokal terlebih dahulu, perlunya sinergi semua stake holder untuk mengimplementasikan kebijakan agar berjalan dengan lancar.

Pesan dalam webinar untuk masyarakat agar menyadari pentingnya untuk segera beralih ke digital. Siaran TV digital bukan streaming internet, menonton TV digital tetap gratis tanpa iuran atau biaya bulanan. Pemilik TV analog tidak perlu khawatir karena dapat menangkap siaran digital dengan bantuan set top box (STB).

Pemerintah telah menyiapkan infrastruktur penunjang untuk masyarakat tidak mampu sebanyak 6,7 juta STB gratis agar semua bisa menikmati siaran televisi digital secara merata. Maka segera beralih ke TV digital. Bersih gambarnya, jernih suaranya, canggih teknologinya.

Sebagai informasi, migrasi TV analog ke TV digital akan dilakukan dalam 3 tahap dengan daerah sasaran yang berbeda-beda. Tahap pertama direncanakan selesai pada 30 April 2022, tahap kedua pada 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga yang disertai dengan Analog Switch Off (ASO) pada 2 November 2022. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut
Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range
XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan
Lonjakan Trafik Data XL Axiata Capai 21% Selama Libur Lebaran 2025, Didorong Antusiasme Mudik dan Berbagi Momen
Indonesia Percepat Inovasi Konstruksi, Para Ahli Bahas Teknologi Penguatan Struktur bersama Ultrachem
Trafik Data Melonjak, XL Axiata Genjot Pembangunan BTS 4G di Ranah Minang
Axiata dan Sinar Mas Jalin Kolaborasi Strategis untuk Transformasi Digital di Asia Tenggara
Bebaskan Diri dengan Internet “Bebas Puas”: Paket Internet Baru dari XL Axiata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:21 WIB

Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range

Rabu, 28 Mei 2025 - 12:40 WIB

XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan

Kamis, 10 April 2025 - 10:29 WIB

Lonjakan Trafik Data XL Axiata Capai 21% Selama Libur Lebaran 2025, Didorong Antusiasme Mudik dan Berbagi Momen

Rabu, 26 Februari 2025 - 12:14 WIB

Indonesia Percepat Inovasi Konstruksi, Para Ahli Bahas Teknologi Penguatan Struktur bersama Ultrachem

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB