Yogyakarta, Prokabar – Malam minggu di Yogyakarta sungguh menyenangkan. Apalagi tiga hari ini mulai 20 – 22 April, event Mocosik Festival 2018 diselenggarakan di Jogjakarta Expo Center (JEC).
Prokabar yang sengaja datang di hari kedua berantusias melihat acara yang berlangsung sejak pukul 13.00 – 23.00 WIB ini. Mulai dari gerbang utama, sajian kuliner khas Yogyakarta berjajar menyambut pengunjung.
Dari anak-anak, remaja serta orangtua berbondong-bondong membeli tiket masuk seharga Rp 75 ribu. Satu tiket masuk ternyata bisa ditukarkan dengan satu buku pilihan pengunjung. Wah, kalau dihitung-hitung, acara ini gratis karena pengunjung bisa membawa pulang buku pilihan.
Menurut promotor Mocosik, Anas Syahrul Alimi, festival ini merupakan kolaborasi dua identitas buku dan musik. “Keduanya kita berikan panggung yang sama besar. Ada konser musik Yanga dan artisnya, pameran buku, talk show dari penulis besar. Seperti Pak Sapardi Djoko Damono, Pak Seno Gumira Ajidarma, Mas Garin, Mas Yovie Widianto dan masih banyak lagi,” terang Anas pada Prokabar

Acara musik di hari kedua, Mocosik menampilkan Ten2five, Tompi dan Tulus. “Acara musiknya malam hari. Jadi pengunjung bisa menikmati musik sekaligus mendapat buku pilihan. Intinya kita mengajak pengunjung untuk kembali merasakan sensasi membaca buku. Apalagi sekarang jaman sosmed, orang sudah banyak meninggalkan budaya baca buku,” tambahnya lagi.
Menurut Project Director Mocosik Festival, Bakkar Wibowo, semua lapak buku digratiskan kepada seratus penerbit yang terseleksi, bersama ribuan judul buku di sana.

“Silakan pilih mana yang Anda suka dengan menukarkan tiket dengan buku. Jadi, beli tiket nonton konser musik dapat buku. Jika buku ingin disumbangkan, kami juga menyediakan tempat untuk menyumbangkan buku,” ungkap Bakkar. (beb)
















